Thursday, 23 November, 2017 - 08:11

Kasus Warga Poso Tewas Terinfeksi Rabies Meningkat

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Poso, dr Djani Moula. (Foto : Ryan Darmawan)

Poso, Metrosulawesi.com - Sedikitnya empat warga Kabupaten Poso, dalam dua bulan terakhir ini tewas akibat serangan rabies. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Poso dr Djani Moula mengatakan, kasus gigitan anjing terinfeksi rabies pada manusia dengan jumlah tertinggi di Poso berada di Kecamatan Lore.

“Ke empat korban tersebut semuanya berasal dari Kecamatan Lore. Hal ini menunjukan, bahwa di wilayah tersebut telah terjadi peningkatan kasus gigitan anjing terinfeksi penyakit rabies,” kata dr Djani Moula, Rabu (25/2) kemarin di kantornya.

Bahkan setiap tahunnya, kasus dengan gigitan anjing terinfeksi rabies pada manusia di Kabupaten Poso cenderung meningkat. Terkait  kondisi itu,  pihaknya terus menekan jatuhnya korban  jiwa akibat serangan rabies dengan terus menghimbau kepada warga yang digigit anjing  untuk segera dilakukan pemeriksaan guna memastikan apakah anjing tersebut membawa virus rabies atau tidak.

“Karena jika dinyatakan posistif,  korban bisa meninggal jika terlambat mendapat suntikan, karena rabies ini akan melumpuhkan semua saraf-saraf pada korbannya,” katanya menambahkan.

Sementara, anjing yang menggigit manusia juga harus di periksa, jika positif rabies, korban yang digigit anjing harus segera diberi suntikan.

Untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat serangan rabies,  Dinas Kesehatan Poso telah menerapkan standar penanganan luka gigitan anjing rabies di semua Puskesmas maupun Rumah Sakit yang ada.

Disamping itu, untuk mengantisipasi semakin meluasnya kasus rabies di Kabupaten Poso, Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan Dinas Perternakan untuk melakukan vaksinasi terhadap hewan-hewan pembawa virus rabies terutama jenis anjing. Serta upaya himbauan agar hewan jenis anjing yang diduga kuat membawa virus rabies untuk segera  dimusnahkan.


Editor : Subandi Arya

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.