Saturday, 25 November, 2017 - 11:52

Kebakaran Gudang Penampungan Kayu di Mamboro, Pengusaha Rugi Rp17 Miliar

TINGGAL PUING - Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar gudang kayu milik CV Budi Abadi di Mamboro, Kamis (21/4/2016). Gudang kayu itu kini tinggal puing setelah kobaran api melumatnya. (Foto : Metrosulawesi/Rezka Pontoh)

Palu, Metrosulawesi.com - Gudang penampungan kayu milik CV Budi Abadi di Mamboro, Kecamatan Palu Utara tinggal puing. Bangunan yang dibuat setengah permanen itu hangus terbakar, Kamis (21/4/2016). Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapi Rp 17,5 miliar.

Sebanyak empat armada milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu berusaha memadamkan api. Api mulai membakar gudang itu sekitar pukul 09.36 wita. Angin kencang dan cuaca panas membuat kobaran api cepat membesar. Ditambah material kayu yang mudah terbakar, semakin menyulitkan pemadam untuk menguasai api secepatnya. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 13.16 Wita.

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran. Polisi yang hadir di lokasi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak.

Pimpinan CV Budi Abadi, Leo mengatakan, belum bisa menghitung secara pasti jumlah kerugian dari peristiwa kebakaran ini. Namun, dia menyebutkan, dalam gudang itu terdapat sekitar 700 kubik kayu.

“Jumlah ini belum pasti, tapi sekitar itu jumlah kayu yang ada di dalam gudang,” kata Leo ditemui di lokasi kejadian.

Jika dihitung, kata dia dalam 100 kubik harganya Rp2, 5 miliar. Sehingga ditotal bisa mencapai Rp 17,5 miliar.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.