Sunday, 22 July, 2018 - 09:31

Kejari Ampana Limpahkan Dua Kasus ke PN Poso

Ampana, Metrosulawesi.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ampana, Kabupaten Tojo Unauna (Touna) saat ini tengah konsentrasi menangani dua kasus yang baru saja dilimpahkan oleh Kepolisian Resort Touna.
 
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Ampana, Agung Purwadi saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, Kedua kasus tersebut yakni kasus judi dan kasus perlindungan terhadap anak yang melibatkan tersangka berbeda.
 
Ia mengungkapkan, dua kasus yang baru saja dilimpahkan pihak kepolisian kepada pihaknya, yakni kasus persetubuhan yang dilakukan oleh seoarang ayah tiri kepada anak tirinya. Kasus ini melibatkan tersangka Ino Tadue (44) warga Desa Sumoli, Kecamatan Ratolindo, terhadap anak tirinya yang masih dibawah umur sebut saja Melati (7).

Dia menjelaskan, perbuatan ayah tiri terhadap anak tirinya terungkap setelah ibu dari Melati melihat anaknya yang sering murung dan menjadi pendiam, tidak seperti hari-hari biasanya.
Setelah ditanya oleh ibunya, Melati menceritakan kejadian yang dilakukan ayah tirinya terhadap dirinya. Perbuatan tersangka dilakukan saat Melati sedang sendiri di rumahnya. Setelah mendengar pengakuan Melati, sang ibupun akhinya melaporkanya ke kepolisian setempat.

Akibat perbuatannya, tersangka Ino dijerat pasal 81 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tenatng perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal pidan penjara selama 15 tahun.
 
Kasus lainnya yang telah dilimpahkan adalah kasus Judi yang melibatkan dua orang tersangka. Yakni M. Fikran dan Syamsuddin yang saat ini berkasnya telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Poso dan dalam waktu dekat siap disidangkan.
 
Dia menjelaskan, kedua tersangka tersebut ditangkap aparat kepolisian di kediaman tersangka M Fikran di Ampana, sekitar pukul 19.00 Wita, pada periode bulan Januari lalu.

Kedua tersangka itu, dalam berita acara pemeriksaan (BAP) telah melakukan pelanggaran pidana sebagaimana diatur dalam pasal 303 ayat 1 ke 1 subsidair pasal 303 bis ayat 1 ke 1 KUHP.
 
“Kita sudah limpahkan berkasnya ke PN Poso dan tinggal menunggu jadwal sidangnya,” tandasnya.


Editor : Subandi Arya