Sunday, 22 July, 2018 - 09:30

Kejari Ampana Musnahkan Babuk Pidana Umum

BABUK - Kejari Ampana melakukan pemusnahan babuk dipuncak acara Adhiyaksa. (Foto : Harris W/ Metrosulawesi)

Ampana, Metrosulawesi.com – Kejaksaan Negeri Ampana Kabupaten Tojo Una Una melakukan pemusnahan barang bukti pidana umum, bertepatan dengan hari amal bhakti Adiyaksa ke-56.

Kejari Ampana Hadi Sulanto SH,MH. mengungkapkan, pemusnahan barang bukti berupa THD,Sabu dan Kartu Domino, merupakan langkah penegakan hukum di wilayah kerja Kejaksaan Negeri Ampana.

Pada acara pemusnahan babuk tersebut dihadiri Kepala BNN, Kasat Reskrim,dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Menurut Kejari Ampana babuk tersebut disita kemudian dimusnakan.

‘’Babuk yang dimusnakan didominasi babuk Narkotika.Kita ketahui bersama bahwa Touna saat ini darurat narkoba, pasalnya untuk penanganan narkoba Polres Touna merupakan rangking kedua se Sulteng, itu artinya banyak pengguna narkotika baik itu sabu dan THD,selain itu kasus judi juga marak di Touna,’’ tandasnya.

Dikatakan, dalam penanggulangan narkoba di Touna, pihaknya sudah banyak melakukan penyuluhan bersama pihak polres dan BNN.

"Saya berharap agar hal ini disampaikan ke masyarakat agar tahu dan sadar akan bahaya narkoba dan resiko hukumnya yang nantinya akan membuat efek jerah.Kita juga akan terus memerangi narkoba yang merusak generasi bangsa ini,’’ tandasnya.

Sementara itu kegiatan serupa juga dilaksanakan di Morowali. HAB Adhiyaksa yang membawahi dua kabupaten itu, yakni Norowali dan Morowali Utara dihadiri dua pemimpin daerah itu, Bupati Morowali, Drs H Anwar Hafid dan Bupati Morowali Utara (Morut),Ir Aptripel Tumimomor ST.


Editor : Masruhim Parukkai