Friday, 20 April, 2018 - 14:45

Kejari Ampana Periksa 25 Saksi Dugaan Korupsi PDAM Ampana

Hadi Sulanto. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Ampana, Metrosulawesi.com - Kejaksaan Negeri Ampana telah memeriksa 25 orang terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat saluran air di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ampana sebesar Rp900 juta. Menurut Kejari Ampana Hadi Sulanto, 25 orang yang diperiksa tersebut statusnya baru sebatas saksi.

"Dalam kasus ini, kami masih melakukan penyelidikan, belum ada tersangka yang ditetapkan, tapi arahnya akan ke sana, penetapan tersangka," ujar Hadi belum lama ini kepada wartawan.

Dia tidak merinci siapa-siapa saja 25 nama yang telah diperiksa sebagai saksi tersebut. Intinya sebahagian besar mereka adalah karyawan di PDAM, pejabat lama di PDAM dan termasuk beberapa pejabat terkait di Pemda Touna.

Guna menguatkan perkara tersebut, Kejaksaan telah berkoordinasi dengan Kementrian Pekerjaa Uumum dan Perumahan Rakyat di Jakarta, untuk mencari aturan-aturan terkait pelaksaan proyek PDAM.

Dia juga meminta peran pers untuk tidak terlalu membesar-besarkan pemberitaan perkara kasus tersebut. Sebab, jika kasus dugaan korupsi di PDAM Ampana ini ramai diberitakan. Maka bisa menimbulkan kegaduhan dan  orang-orang yang terlibat didalamnya bisa saja berupaya melarikan diri, mempengaruhi saksi atau memusnahkan dokumen yang ada.

"Ini salah satu amanat prisiden minta penegak hukum jika sedang menyelidiki sebuah kasus korupsi untuk tidak terlalu dibesar-besarkan. Kita menghargai asas praduga tak bersalah, nanti sudah ada tersangka baru kami umumkan," tuturnya.  


Editor: Syamsu Rizal