Friday, 20 April, 2018 - 03:42

Kejari Ampana Tetapkan Lima Tersangka Korupsi Dana Bansos

Kajari Ampana, Hadi Sulanto. (Foto ; Harris Wartabone/ Metrosulawesi)

Ampana, Metrosulawesi.com – Setelah menjalani sejumlah rangkaian pemeriksaan terkait dengan dana Bantuan Sosial (Bansos) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang nilainya mencapai Rp 2,5 Miliar lebih,  Lima tersangka berinisial BB, ASK, HSB, UB, AR satu diantarannya adalah Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tojo Unauna (Touna) telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Kepala Kejaksaan Negeri Ampana.

Seperti yang diungkapkan Kajari Ampana Hadi Sulanto SH. Mhum.  Kelima tersangka tersebut diduga ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) KUBE pada tahun 2015, sehingga negara mengalami kerugian sebesar 900 Juta Rupiah.

Kajari Ampana Hadi Sulanto saat dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa pihaknya sudah menetapkan ke lima tersangka kasus KUBE tahun 2015.Kelima tersangka tersebut yang telah menyalahgunakan dana Kube yang nilainnya Rp 2,5 Miliar lebih pada program banson pada tahun 2015.

"Kelima tersangka ini sebelumnya sudah menjalani sejumlah rangkaian pemeriksaan terkait dengan dana KUBE yang nilainya Rp 2,5 Miliar lebih,“ ungkap Kajari.

Dari hasil pemeriksaan serta audit BPKP kata Hadi sulanto menjelaskan  Negara telah mengalami kerugian kurang lebih Rp 900 juta.

"Kelima tersangka ini memainkan dana Kube tahun 2015 yang diperuntukan kepada para kelompok masyarakat yang terdiri dari 132 kelompok penerima bantuan yang terdiri dari 1010 orang,“ jelasnya.

Awalnya menurut Kajari dana ini seharusnya langsung masuk ke rekening kelompok dan uangnya  dibelanjakan oleh kelompok, namun oleh kebijakan kepala dinasnya,uang yang seharusnya masuk ke rekening kelompok bukan lagi berupa uang namun tinggal berbentuk barang berupa barang pertanian dan lainnya.

Seharusnya kata Sulanto, masing-masing kelompok yang harus membelanjakan langsung namun kenyataannya yang terjadi dilapangan  kelompok tinggal menerima barang, namun oleh Kepala Bidang dan sebagian pendamping yang melaksanakannya.

Atas tindakan korupsi yang dilakukan kelima tersangka ini maka mereka dikenakan Undang Undang no 31 tentang tindak pidana Korupsi, pasal 2dan Pasal 3 dan Pasal 11,” tandasnya.

"Untuk kepentingan penyidikan, tersangka kami tahan selam 20 hari kedepan,” terang Anang Suhartono, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Subang kepada awak media.


Editor : Masruhim Parukkai