Saturday, 18 August, 2018 - 20:01

Kejari Eksekusi Mantan Kadis Pendidikan Palu

Palu, Metrosulawesi.com - Tim Eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu melaksanakan eksekusi terhadap mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Disdikjar) Kota Palu, Hamzah Rudji pada Jumat, 27 Julli 2018. Hamzah Rudji menjadi terpidana kasus korupsi pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2007.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Palu, Alfred Nobel Pasande yang dikonfirmasi Metrosulawesi mengatakan, pelaksanaan eksekusi terhadap terpidana Hamzah Rudji seyogianya dilaksanakan pada Rabu, 25 Juli kemarin. Namun yang bersangkutan minta waktu hari Jumat (kemarin) dengan alasan kurang sehat. Sehingga Jumat baru bisa dan terpidana sendiri langsung menuju Lapas Klas II A Petobo. Yang bersangkutan cukup kooperatif.

Alfred menuturkan, pihaknya melaksanakan putusan MA Nomor: 7 K/Pid.Sus/201 5 menguatkan putusan PT Sulteng Nomor: 14/PID.SUS/TIPIKOR/2014/PT.Palu tertanggal 30 April 2014. Bahwasanya, dalam amar putusan tersebut menyebutkan bahwa menolak permohonan kasasi terdakwa karena pengajuannya telah lewat 14 hari. Olehnya, hak untuk mengajukan kasasi gugur. Hal itu sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 248 Ayat (4) UU Nomor 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.

Dalam putusan banding, Hamzah Rudji dihukum dengan pidana penjara selama 1 tahun 8 bulan penjara dan denda senilai Rp60 juta, subsidair 5 bulan kurungan, serta membayar uang pengganti senilai Rp312 juta subsidair 6 bulan penjara. Hamzah Rudji terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan terjadinya kerugian negara senilai Rp450 juta yang dilakukan secara bersama-sama Idham dan Christina Wahyurini Sri Windarti.


Editor: Syamsu Rizal