Friday, 20 April, 2018 - 22:33

Kejati Akui Terima Laporan Dugaan Korupsi Morowali

Kunjungan Kajati Sulteng di Areal KTM Bungku. (Foto : Ahyar Lany)

Bungku, Metrosulawesi.com - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah Johanis Tanak, menegaskan, pihaknya tidak akan pandang bulu bagi siapa saja yang melakukan tindak pidana korupsi. Tuntutan profesionalisme harus dilaksanakan untuk tegaknya hukum.

"Pokoknya bagi kita, siapa saja yang melakukan tindak pidana korupsi, merugikan keuangan negara, bertentangan dengan hukum, ya kita proses. Tidak peduli siapa dia, boleh saja pejabat aktif atau tidak aktif, boleh saja teman, tapi kita dituntut profesionalisme melaksanakan tugas. Profesionalisme ya kita harus tinggalkan sahabat," tegas Johanis, saat mengunjungi lokasi pembangunan kantor kejaksaan negeri Morowali di KTM Bungku, belum lama ini.

Johanis tidak menampik ketika disinggung terkait adanya laporan dugaan korupsi di Morowali yang diterima pihaknya.

"Laporan korupsi di Morowali ya ada," akunya, tanpa menyebut detail kasusnya.

"Ini uang negara, uang rakyat. Rakyat yang masih hidup atau yang sudah mati kan bayar pajak itu," tambahnya.

Dalam kapasitasnya sebagai Kajati Sulteng, Johanis Tanak berkunjung ke Kabupaten Morowali dalam rangka kunjungan kerja. Dia melaksanakan arahan jaksa agung ke para kepala kejaksaan tinggi, kemudian ditindaklanjuti ke para kepala kejaksaan negeri.

"Memang ini kunjungan kerja saya, untuk memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh jaksa-jaksa yang ada disini (Morowali), supaya benar-benar memahami tugas kita yang sebenarnya. Bagaimana memberantas korupsi kalau memang ada indikasi tindak pidana korupsi yang dilakukan," ungkapnya.

Terkait pembangunan kantor kejaksaan negeri Morowali, Johanis mengatakan, anggaran untuk pembangunannya sudah disiapkan pihaknya. Untuk lahan telah disiapkan pemerintah daerah (pemda) seluas 2 hektar dalam bentuk hibah. Lokasinya di areal kota terpadu mandiri (KTM) Bungku, Bahomohoni, Bungku Tengah.

"Ini kan baru, pemda yang menghibahkan lahan kepada kejaksaan, kemudian kejaksaan yang bangun, anggarannya sudah siap," pungkas Johanis.


Editor : Subandi Arya

Tags: