Friday, 22 June, 2018 - 07:45

Kejurnas Takraw di Sulteng Menuju Prestasi Dunia

Ilustrasi sepak takraw. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulteng.com – Kejuaraan nasional sepak takraw siap digelar di Gedung Olahraga (GOR) Siranindi, Palu, 25 hingga 28  September ini. Kejuaraan nasional yang akan dibuka Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, ini terbilang bergengsi, sesuai temanya, Menuju Prestasi Dunia.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Tengah, Dr Yunan Lampasio menjelaskan,  kejurnas ini adalah sasaran antara untuk mengukur kapasitas setiap atlet yang dibina. Para peserta adalah kalangan remaja yang selama ini dibina sentra-sentra olahraga takraw di daerahnya masing-masing.

“Dari kejurnas ini akan dapat dilihat serta mengevaluasi dalam menuju prestasi kelas dunia. Sebab pesertanya adalah peta kekuatan sepak takraw di Indonesia,” kata Yunan ketika ditemui saat mengecek persiapan panitia di GOR Siranindi, Palu, Minggu (21/9) siang.

Menurut Yunan, peserta kejurnas adalah mereka yang selama ini dibina Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP), Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD), dan Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) se Indonesia.

PPLP adalah bentukan Kemenpora yang dibiayai APBN. Sementara PPLPD adalah bentukan masing-masing daerah bersama SKO yang selama ini dibiayai melalui APBD. Mereka yang dibina adalah para pelajar, maksimal kelas dua SMA dan sederajat.

Lewat kejurnas di Sulteng inilah yang akan menjadi sumber rekrutmen atlet nasional sepak takraw. Dari hasil rekrutmen itu, mereka akan  dipersiapkan untuk berkiprah di kejuaraan Asian Games, Olimpiade, dan kejuaraan-kejuaraan dunia lainnya.

“Itulah sebabnya kejuaraan nasional sepak takraw di Sulteng ini mengambil tema Menuju Prestasi Dunia. Karena mereka yang terbaik nanti akan menjadi atlet nasional yang akan dipersiapkan berlaga di tingkat dunia,” kata Yunan.

Kejurnas yang dapat disaksikan secara gratis ini, melibatkan enam orang wasit. Keenam wasit dari beberapa daerah ini bukan saja bertaraf nasional, tetapi mereka bertaraf internasional.

“Karenanya, kejurnas di Sulteng ini benar-benar terbilang bergengsi. Para atletnya adalah pesepak takraw pilihan dari binaan masing-masing provinsi. Dan, dari sinilah akan melahirkan atlet-atlet nasional yang dapat dipersiapkan ke kejuaraan internasional,” kata Yunan.

Makanya, kejurnas itu ditujukan untuk meningkatkan mutu atlet-atlet takraw PPLP. Selain itu, sekaligus sebagai wujud menunjang program atlet andalan yang akan dipersiapkan dalam berbagai kejuaraan tingkat daerah, nasional hingga internasional nantinya.

Menurutnya, kejurnas ini, sebagai bentuk cikal bakal dalam mencari bibit-bibit atlet berprestasi dalam cabang olahraga sepak takraw. Ia berharap seluruh atlet bisa bertanding dengan serius dan tetap menjunjung sportifitas.

Yunan mengungkapkan kegembiraannya atas dipilihnya Sulawesi Tengah sebagai tempat penyelenggaraan kejurnas sepak takraw antar PPLP.

"Dengan adanya kejurnas ini, saya juga sangat berharap para atlet Sulawesi Tengah bisa menunjukan kemampuan mereka dengan maksimal,” jelasnya.