Saturday, 25 November, 2017 - 11:17

Keluaran SMKN 3 Palu Dilirik Perusahaan Nasional

Kepala sekolah SMK Negeri 3 Palu, Triyono. (Foto : Joko Santoso)

Palu, Metrosulawesi.com – Sejumlah perusahaan besar nasional yang telah memiliki reputasi internasional mulai melirik keluaran SMK Negeri 3 Palu. Hal ini tidak terlepas dari kerjasama yang berhasil dibangun dengan baik oleh pihak sekolah dengan sejumlah perusahaan, baik sekala besar maupun sekala kecil. Demikian dikatakan Kepala sekolah SMK Negeri 3 Palu, Triyono kepada Metrosulawesi, Kamis (27/8/2015).

“Saat ini SMK Negeri 3 Palu sudah menjalin kerjasama dengan sekitar 135 perusahaan skala besar maupun kecil, baik yang ada di Jawa, Sulawesi, Kalimantan dan lainnya,” ungkapnya.

Sejumlah perusahaan besar yang pernah merekrut keluaran SMK Negeri 3 Palu diantaranya adalah, PT Dirgantara Indonesia (DI) yang juga merupakan Badan Usaha Milik Negara, memproduksi pesawat terbang.

“Namun waktu itu siswa yang bersangkutan belum bersedia bekerja, dengan alasan masih akan melanjutkan kuliah,” katanya.

Perusahaan lainnya adalah Yamaha International Manufacture (YIM), Surabaya Steel, Trackindo Cat, United Tractor (UT), PT Inti Makassar dan lainnya.

“Yang direkrut UT masih disekolahkan lagi atas biaya perusahaan selama setahun,” imbuh Triyono.

Saat ini, SMK Negeri 3 juga tengah menunggu hasil verifikasi sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi untuk bidang otomotif, teknik komputer jaringan dan eletronika. Kata Triyono, verifikasi meliputi sumber daya manusia atau penguji, peralatan, prosedur dokumen dan administrasi.

“Jadi maksudnya, kita akan memiliki hak untuk menguji kemampuan seseorang di tiga bidang itu, dan selanjutnya berhak mendapat sertifikat kompetensi pada profesinya. Yang pali utama untuk tenaga pengunji yang kami miliki sudah sangat cukup, karena rata-rata juga sudah memiliki sertifikat kompetensi sebagai penguji,” imbuhnya.

Kedepan, SMK Negeri 3 yang dulunya disebut dengan STM Negeri Palu ini akan terus meningkatkan menambah jurusan yang bisa diuji kompetensi profesinya di sekolah ini, misalkan bidang welding atau pengelasan, perkayuan dan lain sebagainya.

Selain meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, sekolah ini juga tengah mengembangkan bidang lainnya, diantaranya dengan membangun pusat bisnis yang akan dijadikan sebagai tempat memajang, bahkan jika perlu menjual aneka kreasi yang dibuat sekolah ini.

“Hari ini, (Kamis, 27/8/2015) saya berangkat ke Surabaya untuk penjajakan dengan PT PAL Surabaya,” ujarnya.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.