Sunday, 25 June, 2017 - 20:25

Kelurahan Birobuli Utara Fokus Penertiban PKL

Lurah Birobuli Utara, Asmin Bado. (Foto : Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kelurahan Birobuli Utara saat ini fokus menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) karena masih terdapat PKL yang kembali berjualan di sepanjang Jalan Dewi Sartika, padahal sebelumnya Sat Pol PP sudah melakukan penertiban.
   
Lurah Birobuli Utara, Asmin Bado saat berbincang dengan Metrosulawesi Rabu, 19 April 2017 mengatakan, saat ini dirinya melakukan pendekatan persuasif kepada PKL agar tidak kembali berjualan ditempat tersebut.

“Padahal sebelumnya pihak Pol PP sudah melakukan penertiban, tetapi kayaknya PKL tidak mendengar teguran yang diberikan. Untuk itu saya sementara mendekati PKL agar tidak berjualan lagi ditempat tersebut,” kata Asmin.
 
Asmin juga menyampaikan kepada PKL supaya berjualan sayuran dan ikan dilokasi yang telah disediakan seperti di pasar. Karena berjualan di Dewi Sartika bukan lokasi yang tepat, dan itu pasti melanggar paraturan apalagi dagangannya berada diatas drainase.

Untuk kebersihan di jalan utama Asmin mengapresiasi perubahannya yang lebih bersih. Dirinya mengakui sekarang memfokuskan kebersihan dalam lorong-lorong, agar warga dilorong dapat mengelola sampahnya dengan baik.

Guna menjaga kebersihan didalam lorong, Asmin memerintahkan kepada 43 RT dan 11 RW untuk menghimbau warganya agar mengelola sampahnya dengan baik. Artinya warga dilorong harus membuang sampah pada tempatnya, kemudian berkerja bakti secara bersama-sama, agar lingkungan didalam lorong terlihat bersih dan indah.

“Tentunya kami sangat membutuhkan bantuan RT/RW, biar bagaimanapun mereka ini yang paling dekat dengan warga. Saya berharap program Gerakan Gali Gasa (3G) tidak hanya di lakukan Satgas K5, tetapi semua elemen masyarakat juga perlu bekerjasama, agar kebersihan tecapai sesuai keinginan Wali Kota Palu,” katanya.
 
Asmin juga menghimbau Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kelurahan Birobuli Utara yang telah disediakan di manfaatkan secara bersama-sama, sampah dibuang pada tempatnya bukan hanya dibiarkan, jika perlu langsung bakar saja sampahnya, agar sampah yang telah tertumpuk tidak berserakan.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.