Friday, 20 April, 2018 - 03:40

Kemenag Gelar Kompetisi Sains Madrasah 2015

ILUSTRASI - Logo Kemenag-Logo Kompetisi Sains Madrasah 2015. (Grafis : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kementerian Agama akan menggelar Kompetisi Sains Madrasah tingkat Nasional tahun 2015 di Palembang, Sumatera Selatan, 3 – 7 Agustus mendatang. Bersamaan kegiatan KSM, digelar juga Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) serta Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Madrasah.

Demikian disampaikan Direktur Pendidikan Madrasah Ditjen Pendidikan Islam  M. Nur Kholis Setiawan dalam kesempatan jumpa pers di Kantor Kementerian Agama Jakarta, Rabu (29/07). M. Nur Kholis mengatakan, peserta adu kemampuan di bidang sains ini merupakan siswa juara pertama tingkat provinsi yang diikuti 363 siswa madrasah tingkat madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), dan madrasah aliyah (MA) dengan materi yang dilombakan matematika, IPA, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.

“Mereka yang dikirim pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) ini sudah terseleksi di provinsi masing-masing, sehingga mereka ini mewakili provinsinya,” katanya.

Ia berharap ajang adu kemampuan di bidang akademik maupun nonakademik tersebut bisa memberikan kesempatan yang sama bagi siswa madrasah untuk berprestasi sesuai kemampuan dan bidangnya masing-masing.

“Kompetisi sains ini bertujuan untuk memotivasi siswa madrasah agar terus meningkatkan kemampuan intelektualnya, bahkan bisa melahirkan siswa yang berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik,” ucapnya.

Menyinggung cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Aksioma, M. Nur Kholis mengatakan hampir semua cabang dipertandingkan, mulai dari atletik hingga tenis meja dan bulutangkis. Sedangkan bidang seni yang akan dilombakan di antaranya adalah kaligrafi, MTQ, pidato Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.Lomba riset juga akan diikuti siswa utusan provinsi.

Lomba ini, menurut M. Nur Kholis, bertujuan memotivasi siswa madrasah mengembangkan potensinya menjadi generasi yang kompetitif dan berperilaku unggul dengan mendorong siswa ke dalam aktivitas penelitian.

“Saat ini di madrasah semangat riset ditingkatkan. Hasil penelitian kita patenkan,” ucap M. Nur Kholis.


Sumber : kemenag.go.id