Friday, 20 April, 2018 - 22:44

Kepala SMA/SMK Dilantik Akhir April

Longki Djanggola. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Gubernur Sulteng H Longki Djanggola mengungkapkan dalam waktu dekat akan melakukan pelantikan Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se Sulteng.

“Pelantikannya mungkin antara minggu kedua atau minggu terakhir di bulan April ini,” ungkap Longki saat melantik ratusan pejabat eselon IV di halaman belakang Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat, 6 April 2018.

Gubernur mengatakan, dari 375 SMA/SMK/SMALB di daerahnya, sebagian kepala sekolahnya masih bersatus pelaksana tugas. Olehnya pelantikan dilakukan agar kepala sekolah (kepsek) yang dimaksud berstatus definitif sebagai kepsek.

Rencananya pelantikan kata gubernur akan dilakukan bersamaan dengan melantik para kepala subbagian tata usaha SMA/SMK dan pejabat eselon II yang belum sempat dilantik pada pelantikan sebelumnya. Pelantikan para kasubag tata usaha seharusnya dilakukan bersamaan dengan pelantikan pejabat eselon IV, namun karena banyaknya para kasubag dan tersebar diberbagai kabupaten/kota, sehingga hanya sebagian yang baru dilantik.

“Mungkin sebagian ada tidak sempat mendapatkan undangan karena jarak yang jauh, makanya kita jadwalkan akan dilantik dalam waktu dekat ini,” tutur gubernur.

Gubernur dalam kesempatan ini mengungkapkan, sesuai Undang-undang Nomor 23 tahun 2014, telah mengamanatkan alih kelola manajemen SMA/SMK dari pemerintah kabupaten/kota ke pemerintah provinsi. Pengalihan itu katanya masih menyisakan sejumlah permasalahan bagi daerah.

“Oleh karena itu, saya berharap para kepala tata usaha SMA/SMK selaku ujung tombak manajemen sekolah, segera menerapkan action untuk membenahi urusan tata kelola aset dan keuangan di sekolah. Itu suatu keharusan agar sekolah bisa berjalan akuntabel dan transparan, yang gilirannya akan signifikan bagi hasil pemeriksaan keuangan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Longki menambahkan, alih kelola SMA/SMK jangan dipahami secara dangkal oleh para kepala SMA/SMK. Kedepan dikatakannya, ia tidak ingin mendengar lagi ada keluhan-keluhan dari pemerintah kabupaten/kota yang merasa dicuekin di wilayahnya sendiri akibat ulah egois para kepala SMA/SMK.

“Kepala sekolah harus tetap membuka diri atas masukan-masukan dari pemerintah kabupaten/kota guna meningkatkan mutu pendidikan di Sulawesi Tengah,” tandas Longki.


Editor: M Yusuf Bj