Saturday, 25 November, 2017 - 11:50

Kepsek Baru Mulai Rancang Program

Suasana Pelantikan Kepsek SD,SMP dan Pengawas di SMKN 3 Palu beberapa waktu lalu. (Foto : Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Sejumlah kepala sekolah (kepsek) jenjang SD dan SMP yang baru dilantik, sambil menunggu proses serah terima jabatan (sertijab),  mulai merancang beragam program untuk sekolah yang akan dipimpinnya.

Salah satunya, Kepala SMPN 15 Palu, Sunardiyanto yang akan menjadi nahkoda baru di SMPN 11 Palu. Sunardiyanto mengaku pelan-pelan mulai merancang konsep kerja sementara untuk SMPN 11 Palu.

Ia mengatakan rancangan tersebut masih bersifat sementara dan belum pasti, karena harus melakukan observasi terlebih dahulu.

“Saya belum tahu banyak tentang SMPN 11, karena saya baru beberapa kali ke sana. Meski begitu, saya sudah mulai pelan-pelan merancang beberapa program untuk sekolah tersebut,” katanya di Palu, Jumat pekan lalu.
 
Sunardiyanto mengungkapkan salah satu program kerja yang akan dilaksanakannya yakni peningkatan kualitas belajar mengajar di sekolah tersebut. Sunardiyanto juga akan mencoba penerapan sekolah ramah lingkungan di SMPN 11 Palu yang bertujuan untuk menciptakan suasana nyaman selama menikmati proses belajar mengajar, serta penignkatan sarana dan prasarana.

“Visi ini masih bersifat sementara. Untuk lebih jelasnya nanti sudah ada serah terima jabatan dan observasi sekolah,” katanya.

Selain itu, Sunardiyanto juga berencana akan meningkatkan prestasi siswa di bidang bela diri. Mengingat, siswa di sekolah tersebut berpotensi dapat mengembangkan prestasi di bidang itu.

“Saya lihat, disana itu siswanya banyak yang jalan kaki ke sekolah. Tentu ini menggambarkan dari segi fisik, mereka berpotensi bisa mengembangkan prestasi bela diri hingga ke tingkat nasional, kalau bisa hingga ke mancanegara,” ujarnya.

Sedangkan Kepala SD Negeri 22 Palu Paizah yang memegang jabatan baru memimpin SDN 15 Palu mengaku telah menyiapkan sejumlah agenda besar untuk SDN 15 Palu, diantaranya membangun karakter warga sekolah.

Kata Paizah, karakter kerja yang humanis akan dibangun di sekolah itu. Karakter kerja ini penting, sebab akan menjadi contoh bagi peserta didik. Dan sebagai pelayanan publik, kata dia, penting untuk membudayakan sikap-sikap humanis.

“Ini adalah tempat umum dan ruang pendidikan, penting sekali karakter kerja dan humanis dibangun, senyum, sapa dan salam penting dibudayakan oleh seluruh guru dan staf,” jelas Paizah saat ditemui di ruang kerjanya, pekan lalu.

Selain itu, kata Paizah, tim work juga penting dibangun, tanpa adanya tim work, program kerja akan sulit teralisasi dengan baik. Kata dia, penting sekali kebersamaan dibangun.

“Kepala sekolah tidak bisa berjalan sendiri dalam mengembangkan pendidikan dan lingkungan di sekolah itu,” katanya.

Selain itu, kata dia, penataan lingkungan juga penting dilakukan, apa lagi SDN 15 Palu adalah salah satu sekolah peraih Adiwiyata Mandiri tingkat nasional, bahkan SDN 22 Palu adalah imbas dari binaan SDN 15 Palu.


Editor : M Yusuf Bj

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.