Wednesday, 19 September, 2018 - 19:30

Kepsek Diminta Kreatif Umumkan Kelulusan

Ansyar Sutiadi. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, Ansyar Sutiadi telah menegaskan kepada seluruh Kepala Sekolah jenjang SMP yang akan mengumumkan kelulusan siswanya pada 28 Mei 2018 mendatang agar melakukan strategi khusus mencegah siswa-siswinya tidak melakukan konvoi dan coret seragam sekolah.

“Karena pengumuman kelulusan kali ini memasuki bulan Suci Ramadan, maka strategi yang dilakukan misalnya membuat acara dzikir dan buka puasa bersama, agar mengurangi aktivitas siswa dalam hal melakukan hal yang tidak diinginkan,” kata Ansyar di Palu, Rabu, 9 Mei 2018.

Selain strategi itu, kata Ansyar, bisa juga pengumuman kelulusan menggunakan sarana media sosial, sehingga para siswa bisa menunggu di kediaman atau rumahnya masing-masing. Namun dikirimkan pada malam hari.

“Strategi selanjutnya, bisa juga mengundang orang tua untuk ikut terlibat dalam pengumuman kelulusan, sehingga ketika selesai pengumuman, anaknya bisa pulang bersama-sama orang tuanya,” ujarnya.

Ansyar sangat berharap para siswa bisa meninggalkan cara-cara konvoi dan coret-coret baju saat kelulusan, karena sangat beresiko terhadap keselamatan siswa.

“Jika ada yang didapatkan konvoi dan coret baju, saya sudah mendapat informasi beberapa kepsek telah memberikan sanksi tegas, bisa saja ijazah dan surat keteragan siswa tersebut tidak diberikan oleh sekolah. Ini sebagai upaya menanamkan rasa tangungjawab serta komitmen mereka dalam mensyukuri kelulusan,” katanya.

Ansyar mengaku akan memonitoring kinerja kepsek dalam melaksanakan kepemimpinannya di sekolah.

“Kerjasama dengan pihak keamanan pasti ada. Olehnya saya akan menyurat dengan pihak keamanan, agar ikut mengawasi permasalahan aktivitas siswa,” ujarnya. 


Editor: M Yusuf Bj