Saturday, 18 August, 2018 - 19:54

Kepsek SMPN 18 Palu: Atribut Daerah Tetap Wajib Dikenakan

BELAJAR - Sejumlah siswa disalah satu SD saat mengunakan atribut daerah, saat mengikuti proses belajar mengajar di dalam kelas, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala SMPN 18 Palu, Kiesman mengaku tetap konsisten menerapkan aturan kepada siswa dan guru menggunakan atribut daerah tiap Kamis di sekolah yang dipimpinnya. Kiesman menegaskan akan mengenakan sanksi bagi siswa maupun guru yang tidak menaati aturan tersebut.
 
Menurutnya, aturan yang merupakan instruksi Wali Kota Palu itu tujuannya sangat baik, untuk membiasakan para peserta didik mengenal budayanya masing-masing, dan bangga dengan budayanya.

“Mengingat pentingnya program tersebut, SMPN 18 Palu tetap konsisten melaksanakannya tiap Kamis. Jika ada guru yang tidak menggunakan atribut adat pada hari Kamis, saya langsung mnyampaikan teguran lisan, jika melakukannya berulang kali, maka saya memberikan teguran tertulis. Sementara, jika siswa tidak menggunakan atribut adat pada Kamis, kami akan berikan sanksi membersihkan lingkungan sekolah,” katanya.

Program ini, kata dia, dilaksanakan atas sepengetahuan dan persetujuan orang tua siswa. Sebelum program itu dilaksanakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan orang tua siswa, serta bersama ketua-ketua paguyuban kelas SMPN 18 Palu.

“Orang tua siswa sangat mendukung pelaksanaan program tersebut. Jadi, pada hari Kamis semua siswa menggunakan atribut adat daerahnya masing-masing, sehingga keragaman budaya dapat terlihat selama di sekolah. Hal ini juga merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya,” ujarnya. 


Editor: M Yusuf Bj