Thursday, 16 August, 2018 - 19:57

Kerukunan Keluarga Kaili Terbentuk di Morowali

KERUKUNAN - Ketua Kerukunan Keluarga Kaili (K3) Morowali bersama beberapa anggota. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Morowali, Metrosulawesi.com - Setelah saling bertemu satu dengan lainnya, sejumlah warga membentuk wadah kerukunan yang diberi nama Kerukunan Keluarga Kaili (K3) di Kabupaten Morowali.

Perkumpulan K3 merupakan warga bergaris keturunan Kaili yang kini sudah menetap serta berbaur bertahun-tahun bersama dengan para warga Kabupaten Morowali,dan kesehariannya mengguluti berbagai macam bidang profesi.

Ketua K3,Yunus, mengatakan, motivasi K3 adalah mempersatukan semua warga Kaili yang berada di Kabupaten Morowali. Sehingga dapat berbagi sekaligus saling mengenal meski sekarang ini tinggal jauh dari lingkungan keluarga terdekat.

"Dari wadah inilah akan mengajak warga K3 berdikari dalam pikiran serta ide-ide nyata dan positif. Dan mau berdampingan sesama warga yang lain dan menghargai  pendapat yang bisa membangun," ujar Yunus, saat malam pertemuan  K3 di Bungku,Jumat, 3 Agustus 2018.

Pembentukan mulanya anggota wadah kerukunan masih ada puluhan orang dan masih sangat terbuka juga peluang  bertambah.Sebab,warga Kaili yang sudah menjadi bagian penduduk di Kabupaten Morowali diperkirakan mencapai seribu- an orang lebih jumlahnya.

Tak hanya itu,agar kedudukannya dapat diterima secara utuh dan terpercaya oleh otoritas pemerintah beserta kalangan warga masyarakat,maka pengurus dan anggota K3 akan segera membuatkan Akta Notaris,dan proses untuk hal yang demikian sudah menjadi kesepakatan.

"Tumbuh kembangnya wadah ini bisa digapai kalau selalu kompak dalam hal yang benar dan tidak menolak diberikan saran kebaikan.Menjauhkan pola berpikir bagaimana selalu menjadi terdepan,dan membawa wadah kedalam kegiatan yang tidak sehat," ujarnya.

Disisi lain para warga dalam wadah ini juga ditanamkan untuk tetap menjunjung kebiasaan yang telah menjadi tradisi dari daerah asal dengan menghormati segala kemajemukan sekelilingnya tidak boleh memandang kerangka perbedaan.

"Olehnya itu,melalui wadah ini sangat diharapkan,semua dapat ambil bahagian dalam kemandirian yang muaranya lebih bernilai membangun.Untuk kelangsungan wadah yang sudah terbentuk,pemerintah dan saudara kita warga masyarakat yang lainnya," pungkas Ketua K3.


Editor: Syamsu Rizal