Wednesday, 23 May, 2018 - 18:54

Ketua Apindo Sulteng: Banyak Debitur Belum Memenuhi Syarat Bank

Artur Pangemanan. (Foto : Ist)

Undisbursed Loan Capai Rp1.400 triliun

Palu, Metrosulawesi.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulteng, Artur Pangemanan, Kamis, 30 November 2017 mengungkapkan besarnya kredit perbankan yang tidak terpakai (undisbursed loan) mencapai angka Rp1.400 triliun. Kata dia, hal itu dipengaruhi oleh pihak Debitur (peminjam) yang belum bisa memenuhi persyaratan bank.

“Secara umum ada persyaratan bagi Debitur (pelaku usaha/pengusaha) untuk mengakses peluang kredit dengan melakukan pengajuan proposal dan studi kelayakan usaha ke perbankan. Mungkin debitur belum bisa memenuhi persyaratan perbankan tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Artur, pihak bank akan melakukan survei terhadap kelayakan sebuah usaha untuk mendapatkan kredit.

“Setelah debitur ajukan proposal,  bank akan melakukan survei lagi. Nantinya pihak Bank lah yang akan menentukan sebuah usaha layak atau tidak layak mendapat kredit sesuai teknis perbankan masing-masing bank berdasarkan prinsip-prinsip 5C. Karena prinsip tatakelola manjemen operasioanal bank komersial bertumpuh pada prudential banking” kata Artur.

Prinsip 5C pengajuan kredit yang dimaksud adalah pertama character, prinsip yang dilihat dari kepribadian nasabah. Kedua, capacity, prinsip menilai nasabah dari kemampuan nasabah menjalankan keuangan pada usaha yang dimilikinya. Ketiga, capital, terkait kondisi aset dan kekayaan yang dimiliki nasabah. Keempat, collateral, dimana prinsip ini perlu diperhatikan para nasabah saat tidak bisa memenuhi kewajibannya dalam mengembalikan pinjaman dari bank. Dan kelima, condition, yakni prinsip yang dipengaruhi oleh faktor di luar pihak bank maupun nasabah. 


Editor : M Yusuf Bj