Sunday, 23 July, 2017 - 18:41

Ketua DPRD Touna Minta Bank Berpihak pada UMKM

Gusnar A Sulaeman. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Ampana, Metrosulawesi.com - Salah satu lagislator Partai GOlkar Gusnar A. Sulaeman yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Tojo Una-Una meminta agar Bannk Indonesia (BI) Cabang Sulawesi Tengah, yang merupakan bank sentral agar mengevaluasi program pinjaman pengembangan usaha menggunakan jaminan di bank-bank lain.

"Bank seharusnya menyalurkan dana bagi rakyat ekonomi lemah dan menengah, agar rakyat bisa mengembangkan UMKM-nya, tapi rakyat justru berfikir meminjam ke Bank karena disamping bunga yang cukup tinggi, resiko yang ditanggung para peminjam adalah penyitaan dan pelelangan jaminan," ujar Ketua DPRD di hadapan Kepala Cabang Bank BI Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Ia menilai pemrosesan pengajuan pinjaman terkesan subyektif, seperti informasi yang ia terima dari warga. Seharusnya kata dia, pihak Bank dan Pemerintah sama-sama bergandeng tangan untuk bagaimana mengembangkan UMKM Masyarakat. Terlebih khusus di Kabupaten Tojo Una-Una,.

Peluang UMKM itu menjadi besar ketika rakyat memiliki modal, jika pihak Bank dengan mudah membantu maka UMKM Masyarakat akan maju.

"Saat ini banyak masyarakat memilih untuk menggadaikan BPKB diperusahan pinjaman, karena mereka berfikir lewat itu prosesnya lebih mudah dan  cepat, ketimbang mereka meminjam di bank yang di masukan adalah jaminan seperti rumah dan tanah, ini yang harus di evaluasi oleh pihak  BI agar bagaimana mencarikan solusinya, agar rakyat dalam mengembangkan UMKM bisa merasa terbantu dari pihak Bank," jelasnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Miyono saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa pengembangan UMKM dalam mendukung perekonomian masyarakat tidak hanya dilakukan oleh pihak bank. Perlu juga dukungn dari pemerintah bukan hanya sebatas bantuan, namun juga perlu dilakukannya edukasi serta pendampingan agar UMKM itu bisa maju.


Editor : Subandi Arya

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.