Sunday, 22 April, 2018 - 01:32

Kodim 1306 Donggala Latihan Menembak untuk Mengasah Kemampuan Prajurit

LATIHAN MENEMBAK - Dandim 1306/Donggala, Letkol Kav I Made Maha Yudhiksa, saat latihan menembak di Lapangan Tembak Pandu Sakti Pombewe, Kabupaten Sigi, Senin, 4 Desember 2017. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Lebih 400 personil di jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1306 Donggala mengikuti latihan menembak di Lapangan Tembak Pandu Sakti, Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Ratusan personil dari empat wilayah tersebut mengikuti latihan menembak selama seminggu, mulai Senin, 4 Desember 2017.

Untuk hari pertama latihan menembak, baik senjata laras panjang maupun laras pendek diikuti 63 personil dan dipimpin langsung Komandan Kodim 1306/Donggala Letkol Kav I Made Maha Yudhiksa. Peserta latihan menembak tidak hanya datang dari kalangan prajurit, namun perwira juga turut terlibat.

“Mereka semua diikutkan dalam latihan yang menjadi program kami. Ini dilaksanakan setiap triwulan dan diikuti semua personil Kodim dari empat daerah di wilayah Kodim Donggala yakni Palu, Sigi, Donggala maupun Parigi Moutong,’’ sebutnya.

Menurut Dandim, tujuan dari latihan menembak tersebut tak lain untuk mengasah keterampilan menembak para personil, baik prajurit maupun perwira. Dengan kata lain, setiap personil harus menjaga kemampuan dan keterampilannya dalam menembak baik menggunakan senjata laras panjang maupun laras pendek.

Perwira yang lama bertugas di Aceh itu membandingkan personilnya dengan atlit, dimana harus selalu menjaga performa dan latihan agar tampil maksimal jika turun lapangan. Dandim dan personilnya pun mencoba senjata laras pendek produk baru buatan PT Pindad. Untuk latihan menembak dengan menggunakan senjata laras pendek, jarak tembaknya 25 meter sedangkan untuk senjata laras panjang, jarak tembak 100 meter.

Dalam latihan tersebut, Dandim 1306/Donggala, juga memberikan kesempatan kepada wartawan untuk mencoba menjajaki senjata lars pendek maupun laras panjang. Untuk laras pendek, wartawan mendapat kesempatan menembak sebanyak sepuluh kali dari jarak 10 meter. Demikian halnya dengan senjata laras panjang, wartawan diberi kesempatan menembak sepuluh kali dengan jarak 100 meter.

“Nanti kita jadwalkan lagi latihan menembak bersama rekan-rekan jurnalis. Kami ingin menjaga silaturahmi yang baik dengan semua kalangan termasuk wartawan dan salah satunya melalui latihan bersama ini,’’ pungkasnya.


Editor : M Yusuf Bj