Thursday, 16 August, 2018 - 19:58

Kodim Donggala Terima Penyerahan Senpi Rakitan dan Amunisi

Dandim 1306 Donggala Letkol Kav I Made Maha Yudhiksa, S.Soso, M.M, saat memeriksa senpi rakitan dan amunisi. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Komando Distrik Militer (Kodim) 1306 Donggala menerima penyerahan lima pucuk senjata api rakitan beserta puluhan butir amunisi aktif,  dari aparat Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, sekitar pukul 10.00 wita, Selasa 31 Juli 2018.Penyerahan tersebut dilakukan oleh aparat Desa usai dilakukan komunikasi secara sosial melalui Babinsa. Komandan Kodim (Dandim) 1306 Donggala Letkol Kav I Made Maha Yudhiksa, S.Soso, M.M, melalui seluler Rabu 1 agustus 2018 mengatakan bahwa, penyerahan senjata oleh masyarakat Desa Bangga, merupakan hasil komunikasi sosial antara Babinsa dan masyarakat di Kecamatan Dolo Selatan.

“Sebelumnya wilayah tersebut sering terlibat perkelahian, sehingga pihak TNI terus melakukan pendekatan kepada warga untuk menyerahkan senjata ataupun barang yang digunakan saat terlibat perkelahian,” ungkapnya.

Dandim mejelaskan bahwa senjata rakitan yang di serahkan oleh masyarakat  sangatlah berbahaya apabila ditembak mengarah ke bagian tubuh. Sehingga aparat TNI terus melakukan pendekatan ke masyarakat untuk menyerahkan senjata rakitan yang selama ini di simpan.

“Selain Senjata rakitan sebanyak 5 pucuk beserta puluhan amunisi aktif yang jenisnya amunisi caliber 9mm 14 butir, munisi caliber 5,56 mm 25 butir, dan munisi cal 7,62 mm pihaknya juga menerima berbagai jenis senjata tajam seperti anak panah weyer 4 buah,” urainya.

Letkol Kav I Made Maha Yudhiksa juga mengatakan bahwa hal ini menunjukkan bahwa masih ada masyarakat di wilayah Kab Sigi kususnya kec Dolo selatan dan marawola yg menyimpan senjata rakitan dan munisi tajam hal ini tentunya sangat membahayakan  apabila dimanfaakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Untuk itu dihimbau kepada masyarakat yg sekiranya masih menyimpan senjata2 rakitan dan munisi tajam agar segera diserahkan kepada pihak yang berwajib demi keamanan wilayah apalagi menjelang tahun politik yang tentunya sangat rentan terjadi gesekan baik antar individu maupun kelompok,” imbaunya.