Tuesday, 23 May, 2017 - 18:41

Kominfo Terima Aduan Terkait Pelayanan Pemerintah Melalui SMS

Mohammad Nizam. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kini, Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Persandian dan Statistik Daerah Provinsi Sulawesi Tengah mempermudah akses masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan masukan terkait layanan publik di daerah ini.

“Saat ini Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah telah menyediakan nomor layanan pengaduan masyarakat. Apabila ditemukan pelayanan masyarakat oleh pemerintah yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku, maka dapat di-sms ke nomor 0823 9455 5577,” ungkap Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Tengah Mohammad Nizam, Selasa 9 Mei 2017.

Setiap pengaduan masyarakat melalui pesan singkat (SMS) terkait pelayanan pemerintah itu akan diteruskan kepada Gubernur Sulawesi Tengah agar dapat ditindaklanjuti.

Layanan aduan melalui SMS ini sendiri merupakan inisiatif Dinas Kominfo Sulawesi Tengah berdasarkan banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan pemerintah yang selama ini belum terakomodir.

“Jadi, setiap aduan tinggal mencantumkan nama dan alamat lengkap. Aduan tersebut akan disampaikan kepada Bapak Gubernur Sulawesi Tengah,” katanya.

Dia mencontohkan laporan yang dapat diadukan, misalnya terkait program maupun layanan yang dianggap tidak bersesuaian dengan ketentuan yang ada, seperti persoalan tambang yang dikeluhkan  dan hal-hal lainnya yang bersinggungan langsung dengan pemerintah provinsi.

Selain itu, Kadis Kominfo juga meminta kepada seluruh pejabat eselon II, III  dan IV beserta staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemerintah Sulawesi Tengah jika ada informasi atau pemberitahuan dari Gubernur akan disampaikan melalui SMS Center resmi pemerintah Sulawesi Tengah dengan sender Id KOMINFOSTING yang dikelola oleh Dinas Komunikasi InformatikPersandian dan Statistik Sulawesi Tengah.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Berita Terkait