Friday, 23 June, 2017 - 11:38

Komnas HAM Minta Jaminan Keamanan di Poso

Nurkholis. (Foto : Antara)

Palu, Metrosulawesi.com - Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) dipimpin Komisioner Nurkholis, mendatangi kantor Gubernur Sulawesi Tengah terkait langkah Tim Komnas HAM dan Medical Rescue Commute yang tengah melakukan pendekatan kemanusiaan meminta anggota kelompok sipil bersenjata di Poso menyerahkan diri.

"Hari ini kami bertemu Gubernur Sulteng, pak Longki Djanggola menyampaikan maksud yang sama. Gubernur adalah pengendali daerah yang tentu lebih paham situasi daerah ini," kata Nurkholis, Kamis 25 Agustus 2016.

Nurkholis yang didampingi Perwakilan Komnas HAM Sulteng, Dedy Askary dan dua staf Komnas HAM lainnya, menjelaskan sebagian tahapan rencana yang akan dilakukan oleh tim Komnas HAM dan Mer-C. Menurutnya, saat ini mereka sudah mulai melakukan kontak dengan keluarga anggota kelompok sipil bersenjata yang kini masih bersembunyi.

Pihaknya meminta jaminan keamanan pada aparat Satuan Tugas Operasi Tinombala 2016.

"Kita minta ada jaminan keamanan. Dan itu memang tugas mereka. Kita sedang bersama-sama mencari jalan keluar, maka harus ada jaminan keamanan. Sampai hari ini, baik pihak TNI maupun Polri bersepakat melakukan ini dan kita bergerak dalam satu tim,” tambahnya.

Menyambut kunjungan Komnas HAM, Gubernur Sulteng Longki Djanggola menyatakan bahwa gagasan Komnas HAM dan MER-C sudah sejalan dengan harapan Pemerintah Daerah, TNI dan Polri.

"Kita semua sudah sama arahnya. Kita ingin mereka menyerah. Kapolda Sulteng juga sudah mengeluarkan maklumat agar mereka yang masih di hutan-hutan itu menyerahkan diri dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.