Saturday, 19 August, 2017 - 00:19

Komunitas Jurnalis Ekonomi Syariah Terbentuk

KOMUNITAS BARU - Jurnalis yang berhimpun dalam Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) bersama manajemen BNI Syariah cabang Palu foto bersama seusai kegiatan di SwisBell Hotel, Palu, Rabu 9 November 2016. (Foto : Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - BNI Syariah Cabang Palu menggelar bincang-bincang bersama Jurnalis dan sekaligus melaksanakan Launching Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) Kota Palu, di SwissBel Hotel, Rabu 9 November 2016. Sekitar 30 jurnalis media cetak dan elektronik di Palu berhimpun dalam komunitas tersebut.

Acara dihadiri beberapa pimpinan dan sekaligus membawakan materi di antaranya, Corporate dan Secretary BNI Syariah, Endang Rostiawati, Pimpinan Cabang BNI Syariah Palu, Andi Muhammad Hatta Tanjang, Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Satria, Direktur Eksekutif Serikat Perusahaan Pers, Asmono Wikan dan Pengurus Jurnalis Ekonomi Syariah Jakarta, Rabiatun Drakel.

Corporate Secretary BNI Syariah, Endang Rostiawati menyampaikan acara seperti ini digagas sejak tahun 2014, sebagai salah satu upaya BNI Syariah meningkatkan engagement dengan para stakeholders khususnya rekan – rekan media yang telah mendukung BNI syariah dalam bentuk pemberitaan positif, yang disampaikan kepada masyarakat.

Endang mengungkapkan melalui kegiatan ini diharapkan adanya interaksi positif dengan adanya, informasi dari berbagai masyarakat baik dari sisi regulasi, nasabah maupun media sehingga kedepanya, industri perbankan syariah, dapat terus tumbuh dan besar sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengenai program Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dan menembus market share perbankan syariah yang saat ini masih pada angka 5 persen.

“Alhamdulillah Kota Palu, merupakan kota kesepuluh dalam upaya peluasan komunitas Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) setelah sebelumnya di gelar di berbagai kota di Indonesia diantaranya, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, Aceh, Makassar, dan Padang,” terangnya.

Pimpinan Cabang BNI Syariah Palu, Andi Muhammad Hatta Tajang mengatakan ke depan silahturami antara jurnalis dengan perbankan syariah dapat meningkatkan sinergi membangun perekonomian.

“Kami menginginkan dengan terbentuk JES ini di Palu menjadi garda terdepan, sehingga bagaimana kolaborasi antara jurnalis dan syariahnya untuk mengedukasi, karena sekarang masyarakat merasa masih kurang sisi edukasi perbankan syariah,” ungkapnya.

Sekretaris Kota Palu Dharma Gunawan yang membuka kegiatan mengatakan jurnalis adalah mitra kerja pemerintah dalam mensosialisasikan program pemerintah.

“Akan tetapi saya juga mengharapkan agar tugas pokok, yang dilakukan jurnalis, tetap objektif, profesional dan tetap memakai kode etik jurnalistik,” ungkapnya.

Gunawan mengharapkan sinergi ini berkesinambungan dalam melaksanakan tugas, guna memberikan informasi kepada masyarakat. Dan lebih penting, kata dia adalah menjalin silahturahmi mempererat hubungan tali persaudaraan antara Bank BNI Syariah Palu dengan wartawan.

“Keberhasilan Bank BNI Syariah Palu, dalam menyampaikan program tentunya tidak terlepas dari dukungan wartawan dan begitu juga sebaliknya, maka dari itu tidak salah BNI Syariah harus besinergi dengan seluruh rekan–rekan media yang ada di Kota Palu,” ujarnya.

Pengurus JES Jakarta,Rabiatun mengatakan dengan dibentuknya JES di kota Palu, ini tentunya bisa membantu dalam mengembangkan ekonomi syariah dan menyampaikan informasi bahwa Perbankan Syariah kerjanya bagaimana dan apa kelebihan dari Perbankan Syariah, Khusunya Bank BNI Syariah cabang Palu.

“Dengan adanya, komunitas JES di Palu menjadi wadah rekan – rekan media sebagai kontrol sosialisasi dengan mengedukasi masyarakat, tentang perbankan syariah melalui pemberitaan yang dikemas dengan informasi yang akurat dan bahasa yang lugas,” katanya.

Pada akhir acara dibentuk komunitas Jurnalis Ekonomi Syariah Kota Palu dan Jafar G Bua jurnalis sultengekspres.com terpilih sebagai koordinator.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.