Thursday, 20 September, 2018 - 02:39

KONI Berharap Atlet Sulteng Masuk Tim Inti Asian Games

Edison Ardiles. (Foto: Tahmil Burhanuddin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Sejumlah atlet dari Sulawesi Tengah hingga saat ini masih mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Jakarta. Para atlet berprestasi itu akan dipersiapkan untuk menghadapi berbagai iven nasional, termasuk persiapan menuju Asian Games.

Menurut Ketua Sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tengah, Edison Ardiles, setidaknya ada delapan orang atlet Sulawesi Tengah yang tercatat namanya masih mengikuti Peltnas. Ia berharap para atlet tersebut bisa tergabung di tim utama setiap cabor yang akan bertanding di Asian Games mendatang.

“Ini kan dalam tahapan pemantauan menjelang Asian Games. Jadi semua atlet yang ikut Pelatnas itu punya kesempatan untuk ikut ke Asian Games. Meskipun ada yang masuk sebagai pelapis, tapi kan sampai lomba itu digelar kita belum tahu siapa yang masuk tim inti, bisa saja ada yang berhalangan, misalkan sakit,” ujar Edison ditemui di KONI Sulteng, Selasa 22 Mei 2018.

Olehnya, ia berharap semua atlet dari Sulawesi Tengah yang masih mengikuti Pelatnas bisa masuk ke tim inti untuk mengikuti kejuaraan Asian Games. Jika ada atlet Sulteng yang mampu berprestasi di Asian Games, itu akan menjadi suatu kebanggan daerah.

Adapun delapan atlet yang tergabung di Pelatnas tersebut, di antaranya merupakan atlet cabang olahraga (cabor) sepak takraw, taekwondo, judo, dayung, dan karate.

“Misalnya Rio Rizky Darmawan (atlet dayung), semoga bisa masuk tim inti dari dayung. Mudah-mudahan atlet Sulteng yang diambil tahun lalu untuk ikut Pelatnas jangka panjang bisa masuk tim inti,” harap dia.

“Kalau memang tidak layak mereka pasti sudah dipulangkan. Tapi kan tidak ada jaminan, mereka bisa tampil di tim inti, misalkan cidera atau halangan bisa saja pelapis yang akan tampil.”

Untuk mendukung agar para atlet asal Sulteng bisa berpresatasi secara nasional maupun internasional, Edison menyebut KONI Sulawesi Tengah juga memberikan bantuan-bantuan, misalnya biaya transportasi ketika ke Pelatnas.

Sementara itu, pada November 2018, Sulteng akan menggelar Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) di Kabupaten Parigi Moutong. Semua atlet berprestasi dari masing-masing cabang olahraga pada Porprov tersebut akan dibina untuk persiapkan prakualifikasi PON.

Edison juga menyebut, para atlet yang ada di Pelatnas dipastikan merupakan atlet yang mencintai daerah mereka masing-masing, sehingga dipastikan mereka akan kembali ke daerah, khususnya Sulawesi Tengah untuk mewakili daerah itu di PON mendatang.