Saturday, 18 August, 2018 - 03:12

Konsultan Sulteng Diyakini Mampu Bersaing

Moh Hidayat Lamakarate. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulteng Moh Hidayat Lamakarate meyakini konsultan Sulawesi Tengah sudah jauh lebih hebat dan mampu bersaing memenangkan kompetisi di skala besar. Optimisme itu diutarakannya saat mewakili Gubernur H Longki Djanggola membuka Musyawarah Provinsi Ikatan Konsultan Indonesia (INKINDO) Sulteng ke-IX di Hotel Best Wastern Palu Kamis, 18 Januari 2018.

Hidayat mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng sangat konsen memberdayakan konsultan lokal dengan terus membuka ruang pada pengerjaan proyek-proyek infrastruktur daerah. Sebagai gambaran, 25 persen porsi APBD 2018 diperuntukkan ke belanja modal, khususnya pada pembangunan 7 konstruksi besar.

"Kita berikan semua ke teman-teman konsultan lokal, yang jelas kita sudah buka ruang untuk perusahaan lokal," ucap Hidayat.

Penjelasan itu sekaligus menjawab Ketua INKINDO Sulteng, Gufran Ahmad yang menginginkan intervensi nyata Pemprov dalam pemberdayaan tenaga lokal sesuai substansi UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. Terkait batas minimal jasa keahlian konsultan, Hidayat mengatakan masih harus duduk bersama mencari solusinya.

"Belum bisa diatur lebih jauh jika belum ada aturan-aturan terkait," tuturnya.

Lebih jauh, dia mengingatkan para kandidat Ketua INKINDO, jika terpilih nanti harus merealisasikan janji-janjinya ke para anggota, khususnya menjaga kredibilitas tenaga konsultan.

"Semoga musyawarah ini mampu menggairahkan dan meningkatkan motivasi sinergi para konsultan dalam melakukan studi, perencanaan dan pengawasan pembangunan di Sulawesi Tengah. Bekerjalah profesional, jangan sampai telat menyelesaikan proyek karena bisa berdampak buruk bagi konsultan," tandas Hidayat.
 
 
Editor: M Yusuf Bj