Saturday, 22 September, 2018 - 05:26

Korban Lakalantas Damri Terima Santunan Rp150 Juta

DATA AHLI WARIS - Petugas Jasa Raharja Sulteng Kantor Pelayanan Buol Herry saat mendata ahli waris korban meninggal dunia lakalantas bus Damri. (Foto: Dok JR Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.com - Tiga orang ahli waris korban meninggal dunia atas kecelakaan lalulintas (lakantas) bus Damri yang terjadi di Desa Siboang, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, menerima santunan. Santunan diberikan oleh PT Jasa Raharja Cabang Sulteng sebanyak Rp150 juta.

“Masing-masing ahli waris korban menerima santunan Rp50 juta yang kami transfer melalui rekening bank,” ujar Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sulteng Safarudin SP melalui Kanit Operasional Alwin Bahar, Senin, 23 Juli 2018.

Dia menjelaskan nominal santunan tersebut sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010 Tahun 2017 tentang Korban Kecelakaan Lalu Lintas. Pembayaran santunan yang terbilang cepat tidak terlepas dari peran semua jajaran Jasa Raharja Sulteng yang sigap mencari tahu keberadaan ahli waris korban.

“Kami beserta jajaran bertindak cepat untuk mendata serta mendatangi kediaman ahli waris korban,” jelas Alwin.

Selain tiga korban meninggal meninggal dunia atas peristiwa naas tersebut, masih terdapat belasan korban luka-luka yang tengah dirawat dibeberapa rumah sakit. Terhadap korban luka-luka, Jasa Raharja menjamin biaya perawatan sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

“Sesuai Undang-undang Nomor 33 Tahun 1964 santunan luka-luka maksimal Rp20 juta,” kata Alwin.

Sepertio diketahui pada Minggu, 22 Juli sekitar pukul 02.00 Wita, bus Damri dengan nomor polisi DN 7150 AU dari arah Buol menuju Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng, mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan raya wilayah Kabupaten Donggala. Tiga penumpang meninggal dunia, dua diantaranya warga berasal dari Kabupaten Buol dan satu warga Kota Palu.

Peristiwa yang mengakibatkan hilangnya tiga nyawa itu turut menjadi keprihatinan jajaran Jasa Raharja Sulteng.

“Jasa Raharja Sulawesi Tengah menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. Hari ini kami rencana akan membesuk korban luka-luka yang masih dirawat di rumah sakit,” tandas Alwin.


Editor: M Yusuf Bj