Thursday, 16 August, 2018 - 20:04

Kota Palu Juara Umum O2SN Provinsi

PENYERAHAN - Kadisdikbud Sulteng Irwan Lahace saat memberikan piala juara umum O2SN SMP tingkat Provinsi, kepada Kadisdikbud Kota Palu Ansyar Sutiadi belum lama ini. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kota Palu kembali torehkan prestasi di Ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat provinsi. Kota Palu berhasil meraih juara umum pada O2SN Sekolah Menengah Pertama tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2018 dengan meraih enam medali emas, satu perunggu.

Juara kedua diraih oleh Kabupaten Tolitoli, dengan perolehan dua medali emas dan dua medali perunggu. Bertengger di posisi ketiga Kabupaten Banggai Kepulauan dengan perolehaan satu emas, satu perak, satu perunggu. Sedangkan Kabupaten Parigi Mautong, Buol, dan Morowali belum berhasil meraih medali pada O2SN SMPN tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulawesi Tengah (Sulteng), Irwan Lahace, mengatakan, para pemenang nantinya akan mewakili Provinsi Sulawesi Tengah ke tingkat nasional.
 
Olehnya, Irwan berharap yang akan mewakili ke tingkat nasional, bisa meraih prestasi yang lebih baik, sehingga dapat mengharumkan nama daerah.

“Dengan adanya pembinaan yang baik, serta latihan yang sungguh-sungguh, tidak menutup kemungkinan, putra-putri Sulawesi Tengah dapat mengukir prestasi di tingkat nasional. Sudah saatnya kita membuktikan, bahwa putra putri Sulteng dapat berbicara di tingkat nasional bahkan sampai internasional,” jelasnya, belum lama ini.

Irwan mengaku bahwa penyelenggaraan O2SN tahun ini masih banyak kekurangan. Hal itu disebabkan banyak faktor, salah satunya minimnya anggaran.

Kata dia, penyelenggaraan suatu iven tanpa ditunjang dengan pendanaan yang cukup, dipastikan penyelenggaraannya tidak bejalan dengan sempurna dan banyak kekurangan.

“Meski demikian, saya sangat mengapresiasi panitia pelaksanan O2SN tahun ini, sebab melaksanakan kegiatan dengan memaksimalkan dana yang ada. Meski terdapat banyak kekurangan pada pelaksanaannya, namun kegiatan tatap berjalan dengan semarak,” ujarnya.

Menurutnya, capaian dari penyelenggaraan O2SN ini bukan hanya untuk menoreh prestasi, namun untuk membangun karakter siswa yang menjunjung tinggi sportifitas dalam bertanding. O2SN juga mengajarkan peserta didik menjadi pribadi yang dapat mengakui kemenangan orang lain dan siap menerima kekalahan dengan lapang dada.

“Karakter-karakter seperti inilah yang diharapkan dimiliki oleh generasi penerus bangsa. Sehingga kedepannya, mereka dapat meraih sesuatu dengan perjuangan, dan tidak menggunakan cara-cara kotor. Sebab, salah satu karakter yang harus dimiliki oleh pemimpin yaitu menerima dan mengakui kehebatan orang lain,” tegasnya.  


Editor: M Yusuf Bj