Friday, 17 August, 2018 - 13:58

Kota Palu Raih Penghargaan Pengelolaan Imunisasi Terbaik

Walikota Palu, Hidayat M.Si saat menerima penghargaan salah satu dari 10 kabupaten kota di Indonesia yang terbaik dalam Pengelolaan dan Pencapaian Program Imunisasi tiga tahun berturut-turut dalam acara Pekan Imunisasi Dunia 2018 yang dipusatkan di Kota Pandeglang, Provinsi Banten, Minggu, 29 April 2018. (Foto: Humas Pemkot)

Palu, Metrosulawesi.com - Dalam acara Pekan Imunisasi Dunia 2018 yang dipusatkan di Kota Pandeglang, Banten, Minggu, 29 April 2018, Kota Palu meraih piagam penghargaan sebagai salah satu dari 10 kabupaten kota di Indonesia yang terbaik dalam Pengelolaan dan Pencapaian Program Imunisasi tiga tahun berturut-turut.

Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Dr.dr. Nila Anfasa Moeloek, SPM kepada Walikota Palu, Hidayat M.Si.

Dihubungi melalui ponselnya di Jakarta, Walikota Palu, Hidayat M.Si berterimakasih kepada masyarakat Kota Palu yang telah berpartisipasi maksimal dalam pelaksanaan imunisasi di Kota Palu.

“Ini berkaitan erat dengan menurunkan angka-angka penyakit yang disebabkan tidak melakukan imunisasi. Tentunya, program-program yang berkaitan dengan hal itu, seperti Gali Gasa, peran Satgas K5 sangat penting juga dalam membantu Kota Palu meraih penghargaan ini,” katanya.

Kata dia, penghargaan ini harus menjadi pemacu peningkatan kesehatan di Kota Palu.

“Penghargaan berhasil diraih berkat kerjasama seluruh elemen masyarakat. Dan ini juga menjadi berat buat kita semua, karena ada tanggung jawab moral untuk mempertahankannya bahkan lebih meningkatkan lagi,” katanya.

Hidayat juga berterimakasih kepada RT, RW, Lurah dan Camat se Kota Palu dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk melakukan imunisasi.

“Bidang kesehatan adalah satu satu prioritas APBD Kota Palu. Meskipun kita gelontorkan lebih anggaran di bidang kesehatan, jika pengelolaannya tidak bagus, maka bisa berantakan. Misalnya, kita sudah menyediakan vaksin imunisasi, namun kalau masyarakatnya tidak merespon ini, maka tingkat partisipasi masyarakat dalam melakukan imunisasi akan minim,” jelasnya.

Hidayat juga mengapresiasi petugas kesehatan yang sangat sigap melayani masyarakat Kota Palu.

“Dengan capaian ini, berarti petugas kesehatan di Kota Palu maksimal dalam menjalankan pekerjaannya,” katanya.

Selain itu, kata Walikota Hidayat, bantuan Lurah dan Camat di Kota Palu juga maksimal sehingga penghargaan ini dapat diraih.

“Kita lihat pelaksanaan program Integrasi Germas, PKK, BNN, Gali Gasa, dimana masyarakat terlibat aktif. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Palu sangat peduli dengan kesehatannya. Kepedulian masyarakat terhadap anak-anaknya sangat penting dalam meraih penghargaan ini,” katanya.

“Karena ada beberapa daerah di Indonesia saat acara tadi, salah satunya Gubernur Banten,  menyampaikan bahwa  masyarakatnya sangat sulit sekali diajak melakukan imunisasi. Syukur di Kota Palu, masyarakatnya sangat respon dengan program-program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan,” katanya.

Hidayat menambahkan menegaskan bahwa program Gali Gasa, Satgas K5 dan Germas yang digelar Kota Palu sangat mendukung terciptanya masyarakat sehat.

“Program-program itu menurunkan angka penyakit malaria di Kota Palu sekitar 40 persen lebih,” katanya.