Tuesday, 21 August, 2018 - 06:25

KPU Poso Kembalikan Berkas Bacaleg Untuk Diperbaiki Parpol

Tampak ketua KPU menyerahkan kembali berkas bacaleg kepada pihak Parpol untuk di Perbaiki dilengkapi. (Foto: Ryan Darmawan/ Metrosulawesi)

Poso, Metrosulawesi.com - Setelah melakukan penelitian berkas Bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang di ajukan pihak Partai politik (Parpol) beberapa waktu, kini pihak KPU Poso kembali menyerahkan berkas Bacaleg yang telah diteliti untuk dilengkapi kembali oleh pihak Parpol.

Kegiatan penyerahan berkas yang dilaksanakan di laksanakan di aula kantor KPU Poso, pada Sabtu 22 Juli 2017 akhir pekan kemarin itu, tampak di hadiri 14 Parpol yang sebelumnya telah mendaftarakan  Bacalegnya.

Dari kegiatan tersebut ternyata 2 Parpol tidak hadir untuk menerima berkas dalam rangka perbaikan. Sebelumnya Partai Garuda pada saat pengajuan Bacaleg beberapa waktu lalu turut mendaftarakan berkasnya namun belum lengkap. Namun saat berkas partai Garuda dikembalikan pada kegiatan tersebut, pihak partai Garuda tidak hadir.

Sementara untuk partai Bulan Bintang (PBB) Poso, sejak awal yaitu masa pendaftaran  pengajuan Bacaleg memang tidak mengajukan Bacalegnya.

Maka dengan fakta fakta ini maka dapat dipastikan pada pemilu legislatif (Pileg) 2019, untuk wulayah kabaupaten Poso hanya akan di ikuti oleh 14 partai yang akan memperebutkan 30 kusi di DFPRD Poso. Sementara untuk Partai Garuda dan PBB dopastikan tidak bakal maramaikan Pileg untuk wilayah kabupaten Poso yang memiliki 4 Dapil ini.

Ketua KPU Poso Budiman Maliki menegaskan, bahwa penyebab yang paling mendasar tidak diikutkannya kedua Parpol tersebut dalam ajang Pemilu Legislatif 2019 mendatang adalah pertama untuk Partai Garuda pada saat batas akhir pendaftaran, pengurus partai tersebut tidak memasukan kelengkapan dokumen persyaratan para Bacalegnya. Sedangkan untuk PBB, para pengurusnya sama sekali tidak datang mendaftar ke pihak KPUD Poso.

"Setelah batas waktu pendaftaran berakhir pada Selasa malam pukul 00.00 wita, sudah dapat kami pastikan kalau kedua partai ini, tidak masuk dalam bursa Bacaleg di Kabupaten Poso pada Pemilu 2019 mendatang," terang Budiman.


Editor: Masruhim Parukkai