Sunday, 25 June, 2017 - 23:39

KPU Siap Gunakan Situng di Buol dan Bangkep

Ketua KPU Sulawesi Tengah, Sahran Raden. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan siap menggunakan aplikasi sistem informasi penghitungan suara (Situng) pada Pilkada Buol dan Bangkep pada 15 Februari 2017.

Melalui aplikasi Situng, masyarakat bisa mengetahui perolehan suara di TPS secara tepat pada hari pelaksanaan atau paling lambat tiga hari ke depan.

Ketua KPU Sulawesi Tengah Sahran Raden mengungkapkan, apliasi Situng sudah diujicobakan di Buol dan Bangkep. Formulir C1 yang berisi hasil penghitungan suara di TPS langsung discan dan diunggah ke dalam Situng.

Seketika itu masyarakat bisa mengetahui hasil perolehan suara di TPS melalui jaringan internet, meski belum merupakan hasil resmi.

“Sudah tiga kali kami uji coba, baik di Buol maupun di Bangkep, hasilnya bagus. Jaringan internet terkoneksi baik dengan KPU RI,” kata Sahran Raden ditemui Metrosulawesi di kantornya, Senin 23 Januari 2017.

Dia mengatakan, formulir C1 dari TPS akan langsung discan oleh KPU kabupaten dan selanjutnya diunggah masuk ke dalam aplikasi Situng. Mengenai teknisnya, juga sudah digelar bimbingan teknis (bimtek) kepada petugas yang akan melakukan scan dan unggah di KPU kabupaten.

“Buol dan Bangkep siap menggunakan Situng,” kata Sahran Raden.

Ditargetkan paling lambat tiga hari semua formulir C1 dari TPS sudah diunggah ke Situng. Dia optimistis target tersebut karena secara geografis, semua TPS baik di Pilkada Buol maupun Bangkep mudah dijangkau.

“Tetap diusahakan pada hari pelaksanaan yaitu 15 Februari 2017 sudah diunggah semua. Tapi, target kita paling lambat tiga hari,” katanya.

Selain menggunakan aplikasi Situng, KPU tetap melakukan penghitungan secara manual secara berjenjang. Selanjutnya hasil resmi perah suara terbanyak akan ditetapkan di KPU kabupaten pada 22-24 Februari 2017.

Diketahui, empat pasangan calon di Pilkada Bangkep terdiri atas Zainal Mus-Rais Adam yang diusung Partai Demokrat (2 kursi), PKS (2), PBB (1) dan Hanura (1). Selanjutnya Hery Ludong-Adjumain Lumbon diusung PDI Perjuangan (4 kursi) dan Gerindra (2).

Berikutnya Irianto Malinggong-Hesmon FVL Pandili, pasangan jagoan dari Partai Golkar (5 kursi), PAN (5), NasDem (2), dan PPP (1). Serta Delmard Siako-Nadjib Bangunan, pasangan calon jalur perseorangan (9.836 dukungan KTP yang memenuhi syarat).

Sementara di Buol, ada tiga pasangan calon masing-masing Amiruddin Rauf-Abdullah Batalipu diusung PDI Perjuangan (2 kursi), Golkar (3), dan Hanura (1). Selanjutnya, Efendi Nontji-Syarmin Daimoroto diusung PPP (3 kursi) dan Demokrat (2). Adapun Syamsudin Koloi-Nurseha Batalipu diusung PKB (3 kursi), Gerindra (3), dan NasDem (3).

Saat ini, masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati di dua kabupaten di Sulteng tersebut sedang menggelar kampanye. Para pasangan calon diberi kesempatan berkampanye dengan berbagai metode seperti pertemuan terbatas dan rapat umum.

“Tahapan kampanye di pilkada 2017 ini selama 101 hari, sampai 11 Februari 2017,” kata Sahran Raden.

Sementara, hari ini, Selasa 24 Januari 2017, KPU Buol menjadwalkan debat publik tiga pasangan calon.

“Ini kampanye debat publik yang kedua dan sekaligus terakhir di Buol. Sedangkan di Bangkep sudah dua kali menggelar debat publik,” katanya.

Bentuk kampanye lainnya adalah iklan di media cetak dan elektronik mulai 29 Januari sampai 11 Februari 2017. Adapun iklan di media dibiayai oleh KPU kabupaten, bukan pasangan calon.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.