Thursday, 23 November, 2017 - 06:30

KPU Sigi Jamin Pilkada Tidak Cacat Hukum

Gedung KPU Sigi. (Foto : Google)

Sigi, Metrosulawesi.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sigi memastikan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Sigi tidak cacat hokum, sebagaimana yang dikhawatirkan banyak pihak jika salah satu bakal calon wakil bupati, Nico Salama memenangkan gugatan terhadap Surat Keputusan (SK) KPU Sigi Nomor 26/Kpts.KPU.Kab.Sigi/2015 tentang penetapan calon bupati dan wakil bupati Sigi tertanggal 24 Agustus 2015. Pasalnya, gugatan  Nico Salama ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negera (PT.TUN) di Makassar ditolak majelis hakim setempat.

Komisioner KPU Sigi Divisi hukum, Mohammad Nuzul mengungkapkan, tidak diterimanya gugatan Nico Salama oleh PT.TUN Makassar dikarenakan subyek penggugat tidak lengkap karena tanpa mencantumkan identitas nama pasangan bakal calon bupati, dalam hal ini Agus Lamakarate maupun identitas pimpinan partai pengusung.

"Peserta Pilkada kan pasangan calon yang diusung oleh partai politik, atas pertimbangan itulah PT.TUN menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima," kata Nuzul, Rabu,(21/10/2015) saat ditemui Metrosulawesi di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Nuzul menjelaskan, dalam amar putusan majelis hakim juga menyatakan bahwa SK KPU Sigi tentang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati telah dinyatakan sah dan sudah sesuai dengan prosedur peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Saya pikir tidak ada upaya hukum lagi, putusan tersebut final dan mengikat, karena sesuai dengan tahapan,  batas terakhir penyelesaian sengketa 18 Oktober 2015 lalu," jelas Nuzul.

Ia pun berharap, agar masyarakat tidak perlu resah, tetaplah bekerja untuk pasangan calon masing-masing dengan sehat dan sportif agar pesta demokrasi ini makin berkuwalitas dengan partisipasi pemilih semakin berkwantitas.

Sebelumnya, bakal calon bupati Sigi, Nico Salama mengajukan gugatan ke PT TUN di Makassar Sulawesi Selatan dengan Nomor perkara 9/G/PILKADA/2015/PT.TUN MKS dengan obyek sengketa Surat Keputusan KPU Sigi Nomor 26/Kpts.KPU.Kab.Sigi/2015 tentang penetapan calon bupati dan wakil bupati Sigi tertanggal 24 Agustus 2015

Nico pun sempat menuding Pilkada Sigi dinilai cacat hukum. Pasalnya, KPU Sigi telah menetapkan salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati yang mendapat rekomendasi dari pengurus pusat partai pengusung telah dicabut dan digantikan dirinya. Namun ditolak KPU setempat karena Nico tidak diantarkan oleh partai pengusung.

 

Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.