Saturday, 23 June, 2018 - 01:24

KPU: Syarat Calon Gubernur Belum Lengkap

Ketua KPU Sulteng, Sahran Raden. (Foto : Dok Metrosulawesi)

“Apapun simpulan tim dokter akan dieksekusi oleh KPU karena yang berhak menyatakan sehat atau tidak adalah dokter,” - Sahran Raden, Ketua KPU Sulteng -

Palu, Metrosulawesi.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah Sahran Raden mengungkapkan, masih ada syarat calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah yang belum lengkap.

STORY HIGHLIGHTS
  • Masih ada syarat calon gubernur dan wakil gubernur yang belum lengkap.
  • Kelengkapan syarat calon akan disampaikan kepada parpol pengusung pada Senin 3 Agustus 2014.
  • Diberikan waktu perbaikan 4-7 Agustus 2015.
  • Hasil perbaikan akan diperiksa 8-14 Agustus 2015.
  • Sementara itu, hasil pemeriksaan dokter juga akan disampaikan IDI ke KPU Minggu 2 Agustus 2015.
  • Jika ada yang tidak memenuhi syarat sehat, maka parpol diberikan waktu untuk mengganti bakal calon 4-7 Agustus 2015.
  • Penetapan calon dijadwalkan 24 Agustus 2015.



Dia meminta kepada partai politik pengusung agar segera melangkapinya sesuai jadwal yang ditentukan. “Ada yang belum lengkap,” kata Sahran Raden kepada Metrosulawesi, Sabtu (1/8), malam.

Jadwal perbaikan syarat calon kata dia yakni 4-7 Agustus 2015. Jika dimasa waktu itu tidak dilengkapi, maka sesuai dengan PKPU maka bakal calon bisa dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Sahran Raden tidak menyebutkan syarat calon yang belum terpenuhi.

“Hari Senin (besok) akan kami sampaikan kepada parpol pengusung, syarat calon yang mana saja yang belum lengkap,” ungkap Sahran Raden.

Hasil penelitian berkas bakal calon gubernur dan wakil gubernur akan disampaikan kepada pasangan bakal calon bersamaan dengan hasil pemeriksaan kesehatan.

Sementara itu, rencananya, hari ini, Minggu (2/7), KPU Sulteng akan menerima hasil pemeriksaan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulteng.

“Dijadwalkan pukul 10.00, hasilnya kami terima dari IDI,” katanya.

Ada dua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng yakni Longki Djanggola-Sudarto dan Rusdi Mastura-Ihwan Datu Adam. Keduanya telah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Dia mengatakan, hasil pemeriksaan itu akan diumumkan kepada publik apakah memenuhi syarat atau tidak.

“Kalaupun tidak memenuhi syarat, kami tidak akan menyampaikan penyakitnya apa sehingga tidak memenuhi syarat. Sebab, itu adalah informasi publik yang dikecualikan,” tegasnya.

Yang pasti, kata dia pihaknya akan menetapkan hasil pemeriksaan IDI Sulteng soal memenuhi syarat sehat atau tidak.

“Apapun simpulan tim dokter akan dieksekusi oleh KPU karena yang berhak menyatakan sehat atau tidak adalah dokter,” ujar Sahran Raden.

Komisioner KPU Sulteng, Samsul Y Gafur menambahkan, hasil pemeriksaan kesehatan adalah salah satu syarat calon.

KPU akan menyampaikan kepada pasangan calon hasil pemeriksaan kesehatan menyeluruh tersebut. Jika tidak memenuhi syarat sehat, maka parpol bisa mengganti bakal calon.

Diberikan waktu tanggal 4-7 Agustus untuk mengajukan calon pengganti.

Dia mengatakan, penggantian calon hanya bisa dilakukan jika calon tidak memenuhi syarat sehat jasmani dan rohani. Jika salah satunya yang tidak sehat maka hanya satu yang diganti.

“Penggantian calon hanya bisa dilakukan jika tidak memenuhi syarat sehat jasmani dan rohani. Kalau syarat lainnya tidak terpenuhi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat,” katanya.

Penggantian bakal calon juga berlaku bagi calon jalur perseorangan. Adapun yang berhak mengajukan calon pengganti adalah pasangannya.

Begitu pula dengan hasil penelitian syarat calon jika ada yang belum lengkap maka akan diberikan kesempatan tanggal 4-7 merupakan masa perbaikan.

Hasil perbaikan kemudian dilakukan penelitian lagi yang dijadwalkan tanggal 8-14 Agustus.

“Setelah itu, penetapan pada tanggal 24 Agustus 2015,” katanya.