Wednesday, 26 September, 2018 - 06:27

Kurang dari 12 Jam, Polres Palu Ciduk Pelaku Pencurian

ILUSTRASI - Pelaku kejahatan tertangkap. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Tim Buser Sat Reskrim Polres Palu berhasil mengamankan seorang pria pelaku kasus tindak pidana pencurian berinisial AN (24) di Jalan Sungai Wera, Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, sekitar pukul 13.00 Wita, Rabu, 4 Juli 2018.

Diketahui, pelaku AN tersebut sebelumnya telah melakukan aksi pencurian di sebuah rumah kontrakan di Jalan Hayam Wuruk Kecamatan Palu Timur, sekitar pukul 02.30 Wita, Rabu, 4 Juli 2018.

Kasat Reskrim Polres Palu AKP Cristian Holmes Saragi SIK saat ditemui di Mapolres Palu, Kamis, 5 Juli 2018 mengatakan bahwa penangkapan terhadap pelaku AN berawal dari laporan korban berinisial NP (26) ke SPKT Polres Palu, dengan nomor LP / 1157 / VII /2018/ Sulteng / Res Palu tanggal 4 Juli 2018. Korban melapor bahwa telah mengalami kecurian di rumah kontrakannya di Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Palu Timur.

“Saat kejadian korban sedang terlelap tidur, dan saat terbangun, korban melihat jendela miliknya terbuka. Korban baru menyadari bahwa dirinya sudah mengalami kecurian, dan barang korban berupa dua buah hp, satu buah laptop dan sejumlah uang raib di gondol maling,” kata AKP Holmes. 

Holmes mengatakan, usai menerima laporan tersebut, anggota Buser Polres Palu langsung berkordinasi dengan korban, dan langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku dengan cara melacak keberadaan hanphone milik korban yang saat itu masih aktif. Dari penyelidikan itulah petugas menemukan lokasi Hanphone milik korban yang berada di seputaran lokasi Jalan Sungai Wera, Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat.

“Mendapat lokasi pelaku, tim Opsnal Sat Rerskrim Polres Palu langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial AN. Penangkapan berjalan dengan lancar, karena pelaku berada di dalam kamar beserta barang bukti berupa handphone Samsung A5 warna gold, dan langsung kami amankan,” katanya. 

Mantan Kasat Reskrim Polres Poso itu juga menjelaskan bahwa pada saat pelaku dibawa menuju mobil patroli, pelaku sempat melakukan perlawanan dengan menolak dan merontak, sehingga terjadi tarik menarik antara pelaku dan aparat. Sebab itulah pelaku mengalami luka pada bagian tangan, terkilir atau patah tulang. 

“ Massa atau keluarga pelaku sempat berkumpul saat kami lakukan penahanan, kemudian melakukan perlawanan dengan menghalangi serta memukul mobil kami,” jelasnya.

Dirinya mengatakan bahwa pelaku melakukan aksinya tidak sendirian, melainkan dengan temannya yang saat ini masih buron. 

“Teman pelaku masih terus kami kejar. Pelaku yang kami amankan ini adalah residivis, namun kalau satunya yang masih buron, kami belum ketahui,” ungkapnya. 

 

Editor: M Yusuf Bj