Friday, 20 April, 2018 - 14:32

Lagi, DPO Poso Diimbau Menyerah

AKBP Hari Suprapto. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Poso, Metrosulawesi.com - Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala 2017, dengan menggunakan Helikopter Bell Ep 412. Ha 5155, pada Jumat 8 Desember 2017, kembali mengimbau ke pada sisa daftar pencarian orang (DPO) kasus tindak pidana terorisme untuk menyerahkan diri. Imbauan itu disampaikan lewat selebaran yang dibagikan melalui udara di beberapa titik di wilayah empat sektor, yang diduga dijadikan tempat persembunyian para DPO itu.

Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto saat dikonfirmasi, Ahad 10 Desember 2017 mengatakan, imbauan tersebut disebarkan melalui udara dengan menggunakan Helikopter Bell Jenis Ep 412. Ha 5155, dengan pilot Mayor Cpn Agus Falah dengan Co Pilot Kapten Bayu Aryudi di dampingi Pasi ops Tinombala Tni/Polri, AKP Bima Angga Laksana Sik, AKP Safri HM Sik, AKP Wugar Adi Nugroho Sik, dan Lettu inf Setyo.

“Rute Helikopter tersebut mencakup beberapa wilayah di empat Sektor, yang dianggap tempat persembunyian kawanan para DPO kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Sektor tersebut meliputi wilayah kecamatan Poso Pesisir, Poso Pesisir Utara, Poso Pesisir Selatan dan Lembah Napu kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso,” urainya.

Juru bicara Polda Sulteng yang juga menjabat sebagai Kasatgas IV Oprasi Tinombala itu juga mengatakan, adapun tujuan Satgas Operasi Tinombala melakukan penyebaran pamflet itu, dengan harapan agar para DPO kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) ini segera sadar, dan suka rela menyerahkan diri karena yang mereka lakukan adalah suatu tindakan yang melanggar hukum.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 tahun 1951, dijelaskan bahwa diperintahkan kepada seluruh masyarakat sipil yang menguasai, membawa, memiliki, mempergunakan senjata api secara ilegal agar secepatnya menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum yakni Kepolisian Negara Republik Indonesia,” terangnya.

AKBP Hari Suprapto menjelaskan, dengan langkah yang ditempuh Satgas Tinombala itu, sebagai imbauan secara persuasif dalam rangka memberikan perlindungan keamanan, ketentraman kepada masyarakat atas keberadaan kawanan DPO MIT yang terindikasi masih berkeliaran di wilayah pegunungan Poso.


Editor : Udin Salim