Sunday, 22 July, 2018 - 12:56

Lapas Ampana Over Kapasitas

Touna, Metrosulawesi.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, kini mengalami over kapasitas. Warga binaan sekitar 300 orang.

Kepala Lapas Ampana, Amry BC IP yang diminta tanggapan mengakui, sekarang ini, jumlah penghuni Lapas Ampana memang sudah over kapasitas. Idealnya, kata dia hanya 145 orang. Tapi sekarang sudah sekitar 300 orang.

"Mengeluh tiada guna. Yang perlu dilakukan, bagaimana menyiasatinya sehingga tidak menimbulkan dampak berikutnya," kata Amry akhir pekan lalu.

Dia mengatakan, yang harus terus dilakkan adalah, warga binaan dan tahanan dibina dengan baik sesuai prosedur.

"Kalau memungkinkan, ruangan-ruangan mubazir direnovasi sehingga bisa dijadikan ruang tahanan baru. Kita buat sedikit lebih layak ruang tahanan, sehingga tempat ini tidak semata-mata dianggap gudangnya para pelanggar hukum. Saya ingin mengikis kesan itu," tutur Amry.

Saat ini, warna binaan Lapas Ampana paling banyak didominasi pelanggar hukum dari tiga kasus yakni kasus narkotika, pencurian, dan kasus asusila.

"Warga binaan kita saat ini yang paling banyak datang dari kasus narkotika. Sekitar 40 orang lebih di sini kasus narkotika," kata Amry.

Diakuinya, dominasi penghuni Lapas dari tiga kasus tersebut sudah berlangsung lama. Bukan hanya beberapa tahun terakhir saja. Di Lapas lainnya mirip juga seperti Ampana, dominasi kasus narkotika dan pencurian menempati peringkat teratas.

"Cuma yang jadi perhatian kita bersama kasus asusila. Di Kabupaten Touna terbilang tinggi. Butuh keterlibatan pihak-pihak terkait lainnya dalam menekan kasus ini. Apakah itu perselingkuhan hingga pencabulan," urainya. 


Editor: Syamsu Rizal