Monday, 27 March, 2017 - 22:57

Lemah Otot Penghambat Aktivitas

Suasana di kantor Prodia Palu. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pernah merasakan lemah pada otot tertentu seperti otot paha, betis, bahu, lengan atas dan leher? Atau kesulitan menaiki tangga, bangkit dari posisi duduk, mengangkat atau meraih benda?

Bisa jadi itu gejala miositis, atau peradangan pada otot. Dermatomiositis dan polimiositis adalah dua diantara berbagai jenis miositis.

Dermatomiositis dan polimiositis adalah bagian dari kelompok penyakit terkait kelainan pada otot skeletal yang disebut idiopathic inflamatory myositis (IIM).

Dermatomiositis ditandai dengan kelemahan pada otot dan timbulnya ruam kulit yang khas. Sedangkan polimiositis adalah peradangan pada otot dalam jangka waktu lama dan ditandai dengan kelemahan pada otot skelet (beberapa minggu atau bulan) yang mengontrol pergerakan tanpa adanya gambaran klinis pada kulit.

Penyebab kedua penyakit ini memang belum diketahui pasti. Namun dari beberapa penelitian diduga memiliki kaitan dengan faktor genetik, faktor lingkungan (virus, obat-obatan, dll) serta autoimun.

Dermatomiositis dan polimiositis dapat didiagnosis dengan serangkaian pemeriksaan riwayat dan fisik, pemeriksaan radiologi/ pencitraan (rontgen dada dan elektromiografi), pemeriksaan laboratorium, maupun pemeriksaan invasif (biopsi otot dan kulit). Laboratorium klinik Prodia menyediakan pemeriksaan laboratorium untuk membantu diagnosis dermatomiositis  dan polimiositis. Pemeriksaan tersebut meliputi: pemeriksaan autoantibodi (ANA IF), Aldolase, LDH, ALT, AST, hematologi rutin, CK, darah samar, dan urinalisis.

Informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi laboratorium klinik Prodia, Jl. S. Parman No. 16, Palu (0451-451639).
 

Editor : Adhi Abdhian

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.