Saturday, 22 September, 2018 - 16:03

Lima Terdakwa Pembunuhan di Luwuk Divonis 9 Tahun Penjara

Palu, Metrosulawesi.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palu menjatuhkan putusan terhadap para terdakwa tindak pidana pembunuhan terhadap Nurkholis (korban) di Luwuk Kabupaten Banggai dengan pidana penjara masing-masing selama 9 tahun. Putusan itu dibacakan dalam sidang terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri Palu, Kamis, 3 Mei 2018.

Mereka adalah terdakwa Muh Rifki Rusdin alias Iki (19), Aditya Valentino Prawira Toran alias Adit (20), Boy Afriandi alias Boy (20), Halini Haluna (31) dan Adman Sumule alian Adman Sumule alias Adnan (19).
Majelis Hakim Ketua, Demond Sembiring dalam putusannya mengatakan, lima terdakwa itu terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Nurkholis di Luwuk, Kabupaten Banggai pada Selasa 21 Agustus 2017 lalu.

Kelima terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke- 1 KUHP Jo Pasal 56 KUHP. Olehnya, kelima terdakwa dihukum dengan pidana penjara masing-masing selama 9 tahun. Putusan Majelis Hakim lebih ringan dari tuntutan JPU. Pasalnya, JPU menuntut kelima terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama 13 tahun.

Barang bukti (babuk) berupa baju kaos dan celana panjang yang dipakai korban serta sebilah parang dirampas untuk dimusnahkan. Sementara babuk dua unit sepeda motor yakni motor Yamaha Mio 125 dan motor Yamaha Vega R 110 DN 4382 CJ dikembalikan pada Kasim Alini dan Linda.

Dalam tuntutan JPU sebelumnya mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan, perbuatan para terdakwa meresahkan masyarakat, mengakibatkan konflik bernuansa Suku, Agama, Ras dan Adat istiadat (SARA) hingga sempat membuat terganggu stabilitas ekonomi, politik serta keamanan dan ketertiban masyarakat  (Kamtibmas) di Kota Luwuk, Kabupaten banggai.

Sedangkan pertimbangan meringankan, para terdakwa mengaku dan terus terang perbuatannya, serta sopan selama persidangan.

Usai membacakan putusan, Majelis Hakim menyampaikan bahwa baik para terdakwa maupun JPU mempunyai hak yang sama untuk menerima atau melakukan upaya hukum lain terhadap putusan ini.

Sebelumnya, dua terdakwa anak dibawah umur yang terlibat dalam kasus tersebut yakni inisial AB (16) dan HP (17) telah divonis dan dinyatakan bersalah dan melanggar Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke- 1 KUHP. Sehingga, kedua anak itu dihukum dengan pidana penjara masing-masing 5 tahun 6 bulan.


Editor: Syamsu Rizal