Monday, 23 July, 2018 - 14:15

Longki Doakan Sakaya Menang di Donggala

DUKUNG SAKAYA - Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng, Longki Djanggola saat kampanye di depan massa pasangan Kasman Lassa - Mohammad Yasin (Sakaya) di Desa Sioyong, Kecamatan Dampelas, Jumat, 22 Juni 2018. (Foto: Ist)

Donggala, Metrosulawesi.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya Sulawesi Tengah, Longki Djanggola di depan massa Kampanye Akbar Pasangan Kasman Lassa - Mohammad Yasin (Sakaya) di Desa Sioyong, Kecamatan Dampelas, Jumat, 22 Juni 2018 menyatakan pasangan Sakaya adalah pilihan tepat masyarakat Kabupaten Donggala.

"Tak peduli apa warna kausmu, merah, putih, biru pilihan yang tepat adalah pasangan Kasman Lassa dan Mohammad Yasin," sebut Longki.

Menurut politisi yang juga Gubernur Sulawesi Tengah ini, ia sudah mengenal sosok Kasman sejak sebelum menjadi Bupati Donggala. Longki mengisahkan program 'kain kafan' yang digagasnya, sungguh terlihat sederhana, namun ternyata banyak membantu keluarga-keluarga tak mampu yang berduka.

"Kasman orang yang dekat dengan masyarakat. Ia ringan tangan membantu orang. Kita perlu pemimpin-pemimpin yang dekat dan paham kebutuhan masyarakatnya. Dan itu pada pasangan Kasman - Yasin ini. Olehnya itu saya datang berkampanye di Sioyong mengajak masyarakat memilih Kasman - Yasin," ujar mantan Bupati Parigi Moutong dua periode ini.

Longki hakul yakin bahwa pasangan Kasman - Yasin akan memenangkan Pemilihan Bupati Donggala yang dihelat pada 27 Juni 2018 mendatang.

"Insya Allah Kasman-Yasin akan Menang Pilbup Donggala," kata dia.

Soal fitnah yang kerap dialamatkan kepada Kasman, ia menyebutkan bahwa itu adalah hal biasa.

"Saat menjadi Bupati dan Gubernur saya adalah contoh nyata. Banyak fitnah yang dialamatkan pada saya, tapi Alhamdulillah saya dapat melalui semua itu. Saya harus bilang, justru yang suka mengfitnah itu mungkin lebih buruk dari kita-kita yang dia fitnah," tandas Longki mengakhiri kampanyenya di Sioyong.

Hadir bersama Longki sejumlah petinggi Partai Gerindra dan partai koalisi, Nasdem, PKS dan PBB. (*)