Sunday, 22 July, 2018 - 22:18

Longki: Eselon IV Sebagian Akan Nonjob

H Longki Djanggola. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Gubernur H Longki Djanggola mengungkapkan dalam waktu dekat akan kembali melakukan pelantikan. Pelantikan dilakukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menduduki jabatan Eselon IV disejumlah organisasi perangkat daerah lingkup Pemprov Sulteng.

“Pelantikan Eselon IV akan dilakukan minggu depan. Mungkin, ini mungkin ya, sebagian Eselon IV akan nonjob,” ujar Longki saat melantik pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Ruang Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Rabu, 28 Maret 2018.

Longki menjelaskan, nonjob terpaksa dilakukan karena posisi jabatan yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah ASN yang telah memenuhi persyaratan menjabat sebagai Eselon IV. Hal itu akibat diberlakukannya regulasi tentang pemerintahan daerah dimana sejumlah OPD yang terpaksa dihapus dan dilebur.

“Sekarangkan banyak OPD yang dilebur, makanya dengan terpaksa sebagian akan nonjob dulu,” jelasnya.

Namun demikian, Longki mengatakan, sebagai pimpinan ia memastikan akan memperhatikan kesejahteraan pejabat yang terkena imbas nonjob. Sebagai gubernur, Longki berharap jajarannya harus tetap bekerja maksimal apapun jabatannya dan dimanapun ditempatkan.

“Sebagai ASN harus bisa belajar dan menyesuaikan diri dimanapun ditempatkan. Pasti bisa,” kata dia.

Masyarakat saat ini menginginkan pelayanan yang serba cepat, mudah, maksimal dan bebas dari praktik-praktik Pungli. Oleh karena itu, gubernur meminta jajaran ASN harus berani meninggal pola-pola lama dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Gubernur juga mengingatkan agar pimpinan dalam suatu OPD bisa memberi teladan bagi bawahan. Pimpinan harus peduli dan memperhatikan kinerja bawahan sesuai potensi dan tupoksi yang diemban. Pimpinan juga diingatkan jangan hanya tahu memberi perintah dan instruksi.

“Pimpinan jangan abai dan cuek kepada staf yang dipimpin, akan tetapi berdayakan dan kinerjakan mereka berdasar potensi dan tupoksi. Jangan ragu memberi pujian bila kinerjanya baik, dan jangan pula membentak, mencaci dan mara-marah bila ada kinerja yang keliru. Pimpinan justru harus memberi motivasi, koreksi dan masukan supaya tercipta lingkungan kerja yang nyaman, kondusif dan komunikatif,” tandas gubernur. 

 

Editor: Udin Salim