Tuesday, 17 January, 2017 - 06:02

Luas Lahan Negara yang Dikuasai Masyarakat di KEK Palu Belum Diketahui

Arfan. (Foto : Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Palu mengaku tak memiliki data terkait lahan negara yang dikuasai masyarakat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu. Dalam waktu dekat, Pemkot segera melakukan konsolidasi terkait hal itu.

Demikian disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, Arfan. Kata dia, pihaknya segera akan melakukan proses identifikasi lahan KEK Palu.
 
“Kita baru akan melakukan konsolidasi. Dari situ akan diketahui berapa yang sudah melakukan penguasaan lahan dan berapa pula yang sudah mempunyai surat-surat tanahnya,” kata Arfan di Palu, Kamis 25 Agustus 2016.

Arfan mengungkapkan pihaknya baru menerima sebagian kecil laporan besaran lahan yang dikuasai masyarakat dari Ppemerintah Kecamatan.

“Lahan tersebut berada di zona 100 hektar dan zona 500 hektar, sisanya belum bisa di identifikasi. Rata-rata masyarakat menggunakannya sebagai tempat tinggal dan kebun. Tetapi sebagian telah dipindahkan,” ungkapnya.
 
Selain itu, kata Arfan, pihaknya juga akan mengusulkan lahan yang berada di zona 900 hektar menjadi lahan negara. Hal itu berdasarkan hasil identifikasi.

“Zona ini berada di perbukitan. Itu dilihat dari segi syarat-syarat negara, dimana tanah tersebut tidak digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemerintah. Tanah ini berada di ketinggian, dan terbagi di tiga kelurahan yakni Kelurahan Lambara, Kelurahan Baiya, dan Kelurahan Pantoloan Boya. Jumlahnya sendiri masih diusulkan untuk dilakukan konsolidasi. Hanya memang untuk melakukan konsolidasi membutuhkan anggaran yang cukup besar,” pungkasnya.

Dari data yang diperoleh, 77 hektar sudah dibebaskan dan dimanfaatkan sebagai sarana prasarana jalan, tiga perkantoran, dan fasilitas lainnya yaknii kebun kakao, dan fasilitas air minum. Dan masih 40 hektar yang belum termanfaatkan yang tersebar di tiga zona, yakni zona 100, zona 500 dan zona 900 hektar. Pemkot Palu masih kekurangan kurang 1.423 hektar lahan untuk pembangunan lahan KEK Palu.


Editor : M Yusuf BJ

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan