Friday, 21 September, 2018 - 10:41

Mahasiswa Desak DPRD Panggil Rektor Untad

Unjuk rasa mahasiswa di DPRD Sulteng, Kamis (16/10/2014). (Foto : Ryan Chrissaputra)

Palu, Metrosulawsi.com - Ratusan mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) Palu, Kamis (16/10/2014)  berunjuk rasa di depan  gedung DPRD Sulawesi Tengah.

Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Untad selain menolak UU MD3 dan UU pilkada tidak langsung. Mereka juga menyuarakan desakan agar DPRD memanggil Rektor Untad Basyir Cyio.

Mahasiswa menilai Rektor yang terpilih untuk kedua kalinya itu telah membatasi mahasiswa dengan menerapkan aturan 5 tahun kuliah.

“Kami  juga meminta kepada anggota dewan agar Basyir Cyio dimintai keterangan tentang penggunaan dana mahasiswa yang sampai saat ini menjadi polemik dikalangan mahasiswa dan petinggi kampus,” kata salah satu mahasiswa.

Moh. Masykur, salah seorang anggota DPRD  yang menemui mahasiswa mengatakan, saat ini ketua DPRD sedang bertugas di Jakarta. Namun apa yang menjadi tuntutan  mahasiswa  akan sampaikan dalam rapat paripurna.

"Saat ini ketua berada di Jakarta. Saya ditunjuk sebagai perwakilan DPRD untuk bertemu kawan-kawan mahasiswa. Aspirasi kawan-kawan akan saya sampaikan dalam rapat paripurna," ujarnya.

Mahasiswa mengancam bila aspirasi mereka tidak ditindak lanjuti mereka tidak akan meninggalkan kantor DPRD Sulteng sampai tuntutan mereka dipenuhi. Mereka juga meminta 46 anggota dewan propinsi untuk segera keluar menemui mereka.

"Jangan hanya ongkang-ongkang kaki didalam, kami minta semua anggota dewan itu keluar menemui kami," teriak salah seorang mahasiswa yang langsung disambut oleh rekan-rekanya yang lain.

Dalam aksi itu, puluhan petugas keamanan terlihat berjaga-jaga. Mahasiswa terus bergantian melakukan orasi menyampaikan tuntutan mereka.

 
Editor : Subandi