Sunday, 25 June, 2017 - 20:23

Mahasiswa KKN Untad Posko Kampus Resmi Ditarik

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 69 semester antara Universitas Tadulako (Untad) Palu, posko kampus. (Foto : Mawan Kurniawan)

Palu, Metrosulawesi.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), angkatan 69 semester antara Universitas Tadulako (Untad) Palu, posko kampus resmi ditarik, Sabtu (11/10/2014).

Salah satu posko kampus yaitu MIPA, yang melaksanakan lokakarya akhir, hasil kerja dua bulan lamanya, di depan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Abdullah MT di Aula FMIPA.

Dosen Koordinator Kampus, Ramlan, sudah terlebih dahulu menarik mahasiswa posko kampus, pada Jumat (10/10/2014), dalam pemeriksaan tanaman di masing-masing sektor.

Dalam lokakarya dilakukan posko MIPA, satu per satu ketua posko memaparkan hasil yang mereka capai selama dua bulan. Di FMIPA sendiri, terdapat dua posko, yaitu Posko MIPA 1 dan MIPA 2.

Selama kurang lebih satu jam, masing-masing ketua posko memaparkan hasil mereka. Dekan FMIPA memberikan arahan, dengan melihat hasil kerja yang bisa dicapai oleh mahasiswa.

"Saya selaku orang tua kalian, merasa puas dengan hasil yang kalian lakukan selama dua bulan. Bahkan karya-karya kalian ciptakan sangat membanggakan, apabila diberikan nilai, kalian mendapatkan nilai 8,5 itu nilai cukup bagus, nilai itu bisa dikatakan kalian sudah mendapat nilai A," kata Abdullah.

Meskipun selama dua bulan, ia melihat ketidakdisiplinan mahasiswa KKN posko MIPA, membuat ia kecewa.

"Saya cuma kecewa, disiplinya mahasiswa tidak ada, baru angkatan 69 ini, saya langsung melapor ke panitia KKN, cuma karena ketidakdisiplinannya kalian,” ujar Abdullah.

Dengan adanya teguran, mahasiswa harus bisa merubah dirinya dengan baik. Teguran menjadikan pembelajaran bagi mahasiswa yang bersangkutan. Sesi jabat salam dan foto bersama dengan Dekan FMIPA, menandakan Posko MIPA resmi ditarik.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.