Tuesday, 21 November, 2017 - 07:08

Mahasiswa Unisa Terima Beasiswa PPA

Rektor Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu, Dr Ramdan Rampadio. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Rektor Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu Dr Ramdan Rampadio mengungkapkan, sebanyak 25 mahasiswanya berkesempatan mendapatkan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA).

Beasiswa dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) itu untuk beberapa program studi di Unisa. Informasi beasiswa ini sengaja diungkapkan untuk menepis anggapan masyarakat bahwa Unisa disanksi penutupan.

“Bagi saya, bukan soal jumlahnya 25 orang, tapi beasiswa dari Dikti (Kemenristek Dikti) ini membuktikan bahwa tidak benar isu-isu yang beredar Unisa mau ditutup,” tegas Ramdan Rampadio di Palu, Jumat pekan lalu.

Menurutnya, beasiswa tidak mungkin diberikan kepada kampus yang berstatus nonaktif dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT). Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa dengan adanya beasiswa tersebut membuktikan bahwa Tri Dharma Perguruan Tinggi di Unisa berjalan dengan baik.

“Sekarang ada 25 mahasiswa kami mendapatkan dana beasiswa PPA dari Dikti untuk beberapa fakultas,” katanya.

Dia merincikan, Bahasa dan Sastra sebanyak 4 orang, Ekonomi dan Manajemen (7), Sastra Indonesia (2), Agroteknologi (3), Teknologi Hasil Pertanian (3), Agrobisnis Perikanan (3), dan Matematika (3).

“Jumlahnya 25 orang. Tapi, sekali lagi saya tegaskan bahwa bukan soal jumlah tapi dengan adanya beasiswa ini memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa tidak benar isu-isu Unisa mau ditutup,” tegasnya.

Bahkan, kata dia Unisa mendapat tawaran sebagai penerima beasiswa bidik misi yang selama ini hanya diberikan kepada universitas berstatus negeri.

“Ini menggambarkan bahwa Tri Dharma berjalan dengan baik di kampus ini,” katanya.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.