Saturday, 19 August, 2017 - 19:17

Maju Wagub untuk Kesejahteraan Sulteng

Husen Andi Nawi. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Husen Andi Nawi Djalalembah kembali optimis masuk dalam kocok ulang bursa calon Wakil Gubernur Sulteng. Dirinya mengaku telah mendapat sinyal positif dari partai pengusung maupun pendukung koalisi teruskan, motor penggerak Longki Djanggola dua kali memimpin Sulawesi Tengah.

“Koalisi teruskan, baik partai pengusung dan partai pendukung telah menyetujui dan insyaallah mendukung saya untuk maju mencalonkan sebagai Wagub Sulteng. Dan alhamdulillah, saya juga telah bertemua dengan Longki Djanggola, dimana beliau mengatakan silahkan deal dengan empat partai pengusung. Yang jelas ini merupakan surat terbuka untuk masyarakat Sulawesi Tengah bahwa saya telah berusaha  untuk maju sebagai cawagub Sulteng hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah,” kata Husen di Palu, Rabu, 12 Juli 2017.

Husen mengungkapkan dirinya juga telah bertemu dengan perwakilan dua partai pengusung, yakni PDI-P dan Partai Demokrat.

“Saya telah bertemu Muharram dan memberikan sinyal positif untuk mendukung saya. Bagitu juga dengan perwakilan Partai Demokrat. Kedua partai ini telah memberikan sinyal positif untuk mendukung saya,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga telah bertemu pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

“Saat Haul Guru Tua saya bertemua Oscar Paudi dan Zainal Daud. Pada intinya, keduanya mendukung saya untuk maju. Jika saya bersama Oscar Paudi, maka Zainal Daud akan memberikan dukungan, begitu sebaliknya,” jelasnya.

“Saya juga telah bertemu dengan para petinggi Gerindra Sulteng, baik itu Ketua Fraksi Gerindra Sulteng DPRD Provinsi dan Alimuddin Paada. Alhamdulillah keduanya juga mendorong saya untuk maju di bursa calon wagub Sulteng,” ungkapnya.

Husen mengatakan ada beberapa modal yang dimiliki dirinya untuk maju sebagai calon wakil gubernur (wagub) Sulteng. Kata dia, dirinya akan memberikan tigal hal bagi masyarakat Sulteng, dan meminta tiga hal untuk dipenuhinya. Modal ini, kata dia, yang tidak dimiliki calon wagub lainnya.

“Yang saya akan berikan yakni pertama, gaji saya tidak akan saya ambil melainkan diperuntukkan untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah. Kedua, seluruh anggaran operasional juga tidak akan saya ambil melainkan untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah. Ketiga, anggaran lain-lainnya yang masuk kepada saya secara sukarela juga akan diperuntukkan untuk masyarakat Sulawesi Tengah. Jadi ketiga dana ini jika terhimpun akan dikelolah oleh enam partai pengusung yang tujuannya juga untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah,” jelasnya.

“Pasti orang akan bertanya-tanya, apa yang akan saya dapatkan. Alhamdulillah, usaha saya saat ini sangat mencukupi keluarga saya. Oleh karena itu, ketiga poin diatas sangat pantas sekali diperuntukkan untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Sulawesi Tengah. Itu adalah bentuk totalitas saya mengabdikan diri sebagai abdi masyarakat Sulawesi Tengah,” katanya.

Namun, kata Husen, dirinya tetap menginginkan tiga hal yang harus dipenuhi oleh koalisi teruskan.

“Karena saya sudah menyerahkan tigal hal sebagai janji politik saya kepada koalisi teruskan, maka saya juga menginginkan tiga hal dari koalisi teruskan. Pertama, Sulawesi Tengah menjadi salah satu pilot project nawacita Jokowi. Kedua, saya minta Perusda Sulteng direvitalisasi. Dibentuk baru, sehingga menjadi putih lagi, tanpa adanya carut marut. Ketiga, saya minta agar Pemprov menjamin seluruh dana yang masuk, baik dari BUMN atau swasta, dalam maupun luar negeri yang ditampung oleh Perusda. Dan ketiga hal ini harus dibuatkan perda-nya,” jelasnya.

Husen mengatakan sekarang bola di tangan Gubernur Sulteng.

“Karena seluruh koalisi teruskan sudah setuju mendukung saya. Urusan selanjutnya tinggal Pak Gub. Intinya kalau koalisi sudah posisi mendukung saya seperti saat ini, saya akan maju bertarung. Sekarang tinggal rekomendasi yang ditunggu,” katanya.

Husen menegaskan jika dirinya terpilih sebagai Wagub Sulteng, maka kinerja pertama kali yang akan dimaksimalkannya yakni mewujudkan Sulawesi Tengah untuk masuk dalam lima besar provinsi termaju di Indonesia.

“Saya berkomitmen jika jadi wagub, masyarakat Sulawesi Tengah tidak akan lagi mencari pekerjaan diluar daerahnya. Berusaha menarik dana segar ke Sulawesi Tengah sebesar Rp500 miliar, diluar APBD dan APBN. Dan dana itu tidak diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur, namun akan dialokasikan pada sektor peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan pembukaan lapangan kerja, usaha, dan bisnis. Karena infrastruktur itu urusan pemerintah,” jelasnya.

“Jadi keinginan saya untuk maju dalam bursa cawagub Sulteng semata-mata hanya satu, yakni peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Sulawesi Tengah,” kata Husen.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.