Friday, 24 November, 2017 - 17:35

Makan Bakso Tuna Cokelat, Pasti Rasa Tambah

MAKANAN UNIK - Jeranah Sabel (kanan) memperlihatkan produknya berbahan cokelat. (Foto : Moh Fadel/ Metrosulawesi) 

Hari Terakhir Pameran Produk Berbahan Cokelat di PGM

Hari terakhir pameran cokelat yang digelar di Palu Grand Mall (PGM) mendapat perhatian banyak pengunjung. Berbagai produk cokelat dipamerkan oleh sejumlah peserta. Stand Cendana Food misalnya. Di sini pengunjung bisa menikmati bakso tuna cokelat. Seperti apa? Berikut laporannya.

RATUSAN pengunjung tak melewati begitu saja pameran cokelat yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng itu. Mereka cukup sangat antusias melihat hasil kreasi produk yang dihadirkan para UKM cokelat. Salah satunya distand Cendana Food yang memamerkan Bokso Cokelat, selain melihat hasil produksi cokelat, masyarakat juga diperbolehkan mencicipi beragam varian rasa cokelat. 

Owner Stand Cendana Food, Jeranah Sabel menjelaskan tetang bakso tuna cokelat yang dipamerkanya. 

“Bakso tuna cokelat ini sebenarnya pengelolaannya sama dengan pembuatan bakso seperti pada umumnya. Namun untuk produk ini, saya menggunakan bahan dasar ikan tuna dengan berisi cokelat Sulteng. Kenapa bakso saya berisi cokelat? Karena saya menginginkan cokelat Sulteng ini, bisa dikenang juga oleh para pengemar bakso,” katanya.

Menurutnya, warga di Kota Palu saat ini banyak pengemar bakso, sehingga dirinya berpikir kenapa tidak, pihaknya mencampurkan cokelat di dalam bakso yang dibuatnya. Dengan begitu, bakso yang dibuatnya memiliki varian rasa yang berbeda.

“Di dalam bakso ini ada cokelat dark yang 80 persen, cokelat ini asli dari Sulteng yang dikelola oleh rumah cokelat. Rasanya cokelat dark 80 persen pahit, karena kadar gulanya sangat sedikit sekali,” ujarnya.

Kata dia, rasa bakso cokelat ini, jika sudah di dalam mulut, pasti akan merasa tambah. Apalagi jika pakai kuah khas yang dibuatnya, tentunya lebih lezat dibanding bakso lainnya.

“Selain bakso cokelat, di tempat usaha saya ada juga bakso isi sayuran, bakso isi cabai, kemudian bakso kendi atau di dalamnya ada permen. Jika ingin merasakan bakso cokelat dan rasa bakso lainnya bisa datang ke Outlet Cendana Food di Jalan Bantilan,” ungkapnya.

“Untuk bakso tuna cokelat ada yang digoreng, ada juga dicampurkan dengan kuah bakso, dan harganya cukup murah satu porsi ada Rp15.000 hingga Rp25.000. Untuk pengasilan saya dalam satu hari biasanya laku 30 porsi, sehingga penghasilan saya sedikit lumayanlah dibanding menjual bakso biasa,” ujarnya.

Jeranah mengatakan kebetulan saat ini acara tematik cokelat, sehingga yang dipamerkan semua para UKM cokelat harus yang didominasi cokelat.

“Saya menjual bakso cokelat sudah sekitar tiga bulan, tetapi untuk menjual bakso varian rasa seperti rasa bakso malang dan rasa lainya sudah hampir setahun,” katanya.

Jeranah mengungkapkan pihak pemerintah selama ini, telah membantu para pelaku usaha untuk  mengikuti pembinaan dan latihan serta bimbingan yang baik, terkait dengan tata cara pembuatan atau memproduksi suatu bahan agar lebih diminati masyarakat.

“Bakso tuna cokelat saya juga telah diberikan penghargaan dari rekor muri kategori cokelat berbagai varian rasa, dan satu-satunya bakso cokelat di dunia yaitu bakso yang saya buat saat ini,” ujarnya.
 
Jeranah berharap masyarakat Kota Palu, lebih mengenal cokelat Sulteng dan juga bisa mengenal produk bakso yang dibuatnya, karena bakso cokelat ini satu-satunya di dunia bukan di Indonesia. 


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.