Tuesday, 26 September, 2017 - 17:27

Makanan Khas Sulbar Lolos Uji BPOM

Mamuju, Metrosulawesi.com — Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengadakan pertemuan dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan Sulbar terkait pengawasan terhadap jajanan makanan yang ada saat ini, di Ruang Kerja Gubernur Sulbar.

Tersedianya kendaraan operasional pengawasan jajanan anak sekolah (PEJAS) juga sangat membantu dalam mengawasi semua jajanan anak-anak di enam kabupaten, dan terkait tenaga pengawasnya, beberapa telah memenuhi stardard sebagai pengawas.

“Untuk kabupaten Polman dan Matra sudah diberikan pelatihan, sisanya akan dilanjutkan untuk itu saya minta data para tenaga pengamanan pangan dan industrinya untuk dipanggil dan diberikan pelatihan management dan pengembangan usaha serta teknologi pembuatan dan pengamanan pangan” ungkap Ali Baal.

Terkait dengan makanan kecil khas Sulbar, sudah ada beraneka ragam, selain golla kambu dan Nata de coco, ada juga abon ikan dan bajabu yang akan diusahakan untuk mendapatkan PIRT (pangan industri rumah tangga) agar bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas daerah Sulbar.

Pihak dari BPOM menambahkan bahwa akan terus mengusahakan beberapa makanan ringan mendapatkan PIRT dijadikan sebagai oleh-oleh agar juga dapat ikut mempromosikan wilayah Sulbar yang sekarang berada di peringkat 18 pengembangan ekonomi karena kaya akan bahan baku.

Terkait pelatihan yang akan diadakan, pihak BPOM membenarkan, dengan begitu tenaga yang telah ikut pelatihan bisa mendapatkan sertifikat keamanan pangan karena sertifikat tersebut merupakan standard yang harus ada. (humas/fadilah)

Berita ini dimuat di Harian Metrosulawesi Edisi No 893 Thn III / 08 Juli 2017. Telusuri seluruh berita Edisi ini di Metrosulawesi Digital

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.