Tuesday, 21 August, 2018 - 06:32

Manado Awasi Pengusaha Menimbun Sembako

ILUSTRASI - Penjual sembako. (Foto : Ist)

Manado, Metrosulawesi.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) terus melakukan pengawasan ke sejumlah pengusaha atau distributor agar tidak melakukan penimbunan stok kebutuhan pokok.

"Pengawasan dan pemantauan rutin kami lakukan, sehingga pengusaha yang nakal dalam menimbun kebutuhan pokok di Sulut hampir tidak ada," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut, Jenny Karouw, di Manado, Senin (26/1).

Jenny mengatakan hal ini tercermin, dari harga kebutuhan pokok di sentra perdagangan Kota Manado dan sekitarnya yang masih dalam kondisi normal.

"Sampai saat ini, belum ada peningkatan harga kebutuhan pokok yang signifikan akibat stok kurang," jelasnya.

Jika Kemendag menemukan sejumlah pengusaha menimbun kebutuhan pokok (bapok) di gudang sehingga terjadi kelangkaan stok, hal itu tidak terjadi di Sulut.

Harga sejumlah kebutuhan pokok di sentra perdagangan di Kota Manado dan sekitarnya dalam kondisi stabil atau belum mengalami perubahan apa-apa, untuk beras seharga Rp9.250 per kilogram, minyak goreng Rp12.000 per kg, gula pasir Rp11.000 per kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kg.


Sumber : Antara