Friday, 21 September, 2018 - 10:36

Mantan Kepala SMK I Binontoan Dituntut 2 Tahun Penjara

ILUSTRASI - Hukum. (Foto : viva.co.id)

Palu, Metrosulawesi.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tolitoli Cabang Laulalang menuntut terdakwa mantan Kepala SMK Negeri I Binontoan, Kecamatan Tolitoli Utara Kabupaten Tolitoli yang juga juga selaku Ketua Tim Pendirian Sekolah tahun 2013, Ramli T Abdullah dengan pidana penjara selama dua tahun penjara.

Hal tersebut dibacakan JPU, Dwi Eko Raharjo dalam sidang terbuka untuk umum di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi  (Tipikor) Pengadilan Negeri Palu, Jumat (28/8/2015).

JPU mengatakan, terdakwa Ramli T Abdullah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar Pasal 3 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor. Sehingga, terdakwa Ramli T Abdullah dipidana dengan pidana penjara selama dua tahun penjara, denda senilai Rp 50 Juta Subsidair dua bulan kurungan, serta membayar uang penganti senilai Rp 201.840.000 dikurangi Rp 5 Juta yang sudah diserahkan ke JPU subsidair tiga bulan kurungan.

Terdakwa Ramli T Abdullah terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana pembangunan SMK Negeri I Binontoan, Kecamatan Tolitoli Utara Kabupaten Tolitoli tahun anggaran 2013 silam. Dalam fakta persidangan terungkap, terdakwa melaporkan pekerjaan pembangunan sekolah tersebut sudah 100 persen, tetapi faktanya belum selesai hingga batas waktu yang sudah ditentukan.

Usai mendengar tuntutan JPU, sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim I Made Sukanada didampingi Hakim  Muh Nur Ibrahim dan Hakim Darmansyah itu ditunda hingga pekan depan, dengan agenda pembacaan pledoi terdakwa Ramli T Abdullah.

 

Editor : Joko Santoso