Monday, 19 February, 2018 - 10:04

Mantan Kepala UT Palu Dieksekusi

Wira Indra Setya. (Foto: Antara)

Palu, Metrosulawesi.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu telah melaksanakan eksekusi terhadap Mantan Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ UT) Palu, Wira Indra Setya di Lapas Palu, Rabu, 24 Januari 2018. Pasalnya, Kasasi Mahkamah Agung (MA) RI nomor 2141/KPID.Sus/2017 menguatkan putusan Pengadilan Tinggi Sulteng terhadap terdakwa Wira Indra Setya dengan pidana penjara selama selama 4 tahun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Palu, Efrivel kepada Metrosulawesi, Kamis, 25 Januari.

Efrivel mengatakan, Wira Indra Setya selama ini memang ditahan di Lapas Palu. Sehingga, ketika putusan MA turun, pihaknya langsung melakukan proses administrasi pelaksanaan eksekusi.

"Ketika petikan putusan kami terima dari Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Palu, kami langsung melaksanakan eksekusi terhadap Wira Indra Setya," ujarnya.

Terdakwa Wira Indra Setya terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi dana wisuda dan upacara penyerahan ijazah (UPI) di UPBJJ-UT Palu tahun 2011-2012.

Diketahui, bahwa Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili tersebut menyatakan, terdakwa Wira Indra Setya terbukti Pasal 2 Undang-Undang (UU) Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor. Sehingga, terdakwa Wira Indra Setya dihukum dengan pidana penjara selama 4 tahun, dan denda senilai Rp200 Juta subsidair 5 bulan kurungan, serta membayar uang pengganti senilai Rp20 Juta subsidair 3 bulan penjara.

Bahwasanya, terdakwa Wira Indra Setya didakwa korupsi dalam kapasitasnya saat itu sebagai Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Palu. Terdakwa divonis telah melakukan korupsi dana wisuda dan upacara penyerahan ijazah (UPI) di UPBJJ-UT Palu tahun 2011-2012 yang merugikan negara senilai Rp 1 Miliar.

Terdakwa bersama mantan Bendahara UT Palu, Risna yang kini sudah divonis oleh Pengadiilan Tipikor Palu melakukan pungutan liar dan tidak menyetorkan dana wisuda ke UT Pusat saat melakukan wisuda dan UPI tahun 2011 dan 2012. UT Pusat saat itu sudah menentukan bahwa setiap mahasiswa yang di wisuda hanya dibebankan biaya senilai Rp625 ribu per mahasiswa. Namun, UPBJJ-UT Palu meminta kepada mahasiswa senilai Rp1,5 juta.

Jumlah mahasiswa yang wisuda dan UPI tahun 2011 adalah sebanyak 652 orang. Sedangkan jumlah mahasiswa yang di wisuda UPI tahun 2012 adalah sebanyak  366 orang. Sehingga, jumlah seluruh mahasiswa yang wisuda dan UPI tahun 2011 dan 2012 di UPBJJ-UT Palu adalah sebanyak 1018 orang.    


Editor: M Yusuf Bj

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.